Senin, 22 Oktober 2018 09:50 WITA

Bekasi Minta Dana ke Pemprov DKI, Ini Jawaban Menohok Anies Baswedan

Editor: Abu Asyraf
Bekasi Minta Dana ke Pemprov DKI, Ini Jawaban Menohok Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan

RAKYATKU.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sewot. Dia tidak senang permintaan dana dari Pemerintah Kota Bekasi diributkan di media massa. Apalagi, katanya, bentuknya dana kemitraan atau dana hibah. Bukan kewajiban.

Pemkot Bekasi berkepentingan pada dua hal. Dana kompensasi baru dan dana kemitraan. Dana bau sudah jelas anggarannya. Yang membuat Anies tidak nyaman karena dana bantuan yang dipersoalkan.

"Harus diingat, Bekasi itu masuk provinsi mana coba? Jawa Barat. Kalau mau minta, ke pemprov mana harusnya dimintai? Kok mintanya ke Jakarta," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Minggu (21/10/2018) seperti dikutip dari Kompas.com.

Tahun 2018 Anies menyampaikan, persoalan dengan Pemkot Bekasi selalu muncul pada Oktober, bertepatan dengan pembahasan anggaran. Dia menganggap persoalan itu bukan soal pengelolaan sampah di TPST Bantargebang, tetapi persoalan APBD Kota Bekasi. 

"Masalah ini dengan Bekasi itu selalu munculnya bulan Oktober. Kenapa ya? Coba aja Anda cek kenapa. Berarti persoalannya bukan persoalan sampah, tapi persoalan anggaran. Kira-kira begitu bukan?" kata Anies. 

Dana kompensasi dan hibah Anies meminta Pemkot Bekasi tidak mencampuradukkan dana kompensasi bau sampah dengan dana kemitraan atau hibah. Dua hal itu berbeda. 

Dia menjelaskan, dana kompensasi bau sampah merupakan kewajiban Pemprov DKI Jakarta sebagaimana tertuang dalam perjanjian kerja sama (PKS) tentang pengelolaan TPST Bantargebang. 

Anies menyebutkan, Pemprov DKI Jakarta sudah membayar kewajiban tahun 2018 pada Mei lalu. Besaran yang dibayarkan sesuai tonase sampah dari Jakarta yang dibuang ke TPST Bantargebang. 

"Di tahun 2018, kami sudah menunaikan, nilainya Rp138 miliar, dengan tambahan juga utang tahun 2017 senilai Rp64 miliar," kata Anies.

Pemprov DKI Jakarta, lanjut dia, juga sudah mengalokasikan anggaran untuk dana kompensasi bau pada 2019 sebesar Rp141 miliar. Sementara itu, dana kemitraan atau hibah bukanlah kewajiban Pemprov DKI. Dana itu diajukan pemerintah daerah lain kepada Pemprov DKI. Dana Rp2,09 triliun yang diajukan Pemkot Bekasi, kata Anies, termasuk kategori dana kemitraan.