Minggu, 21 Oktober 2018 19:51 WITA

Makodim 1405/Mallusetasi Disulap Jadi Wahana Bermain untuk Pengungsi Korban Bencana Sulteng

Penulis: Hasrul Nawir
Editor: Nur Hidayat Said
Makodim 1405/Mallusetasi Disulap Jadi Wahana Bermain untuk Pengungsi Korban Bencana Sulteng
Senyum dan tawa ceria anak-anak pengungsi bencana Sulteng di markas Kodim 1405/Mallusetasi, Minggu (21/10/2018). 

RAKYATKU.COM, PAREPARE - Senyum dan tawa ceria anak-anak tampak terlihat dan jelas di markas Kodim 1405/Mallusetasi, Minggu (21/10/2018). 

Mereka adalah anak-anak pengungsi dari Palu, Donggalam dan Sigi, daerah bencana di Sulawesi Tengah yang terdampak fempa bumi, tsunami, dan likuefaksi. Makodim 1405/ Mallusetasi disulap menjadi wahana tempat bermain anak.

Mereka asyik bermain dengan personel Kodim 1405/Mallusetasi, ibu-ibu Persit Kartika Candra Kirana, aktivis perlindungan perempuan dan anak, forum anak sehat, komunitas Custom JBI Tana Ogi, komunitas Air Soft Parepare Tactikal Squad, serta komunitas reptil Kota Parepare.

Ada yang bermain permainan tradisonal, bermain mini trail , mengendraai ATV, serta diperkenalkan olahraga air soft.

Ketua Persit KCK Kodim 1405/Mallusetasi, Farah K Adi Hamsyah, mengatakan kegiatan  ini sebagai bentuk kepedulian terhadap para korban bencana Sulteng, utamanya anak-anak yang kini menetap sementara di Kota Parepare.

Loading...

"Jadi kita mengadakan trauma healing buat anak-anak korban bencana Sulteng. Semoga dengan kegiatan ini mereka sedikit bisa melupakan kejadian bencana yang menimpa mereka beberapa waktu lalu," urai dia.

"Untuk korban kami juga berusaha dalam rangka penyembuhan traumanya supaya bisa cepat selesai. Dengan demikian, mereka bisa menjalani kehidupan lebih baik lagi dan meraih kembali bersemangat meraih cita-citanya."

Ketua Parepare Tactikal Squad, Abdul Wahid, sebagai salah satu komunitas yang ikut berpartisipasi mengapresiasi kegiatan ini.

"Kami sangat senang dengan apa yang dilakukan oleh Kodim 1405/Mallusetasi. Kami sangat mengapresiasi itu, kita melihat mulai nampak senyuman dari para anak-anak di tengah duka yang melanda mereka," tuturnya.

Loading...
Loading...