Minggu, 21 Oktober 2018 19:18 WITA

"Sebelum Lenyap di Pintu Konsulat, Dia Bilang Sampai Jumpa Sayangku," Hatice Cengiz Menangis

Editor: Aswad Syam
Hatice Cengiz (kiri) menelepon rekan-rekan tunangannya, Jamal Khashoggi di depan konsulat saudi di Istanbul.

RAKYATKU.COM, ISTANBUL - Hatice Cengiz ingat betul, betapa riangnya Jamal Khashoggi saat hendak masuk pintu konsulat jenderal Saudi di Istanbul, Turki, Selasa, 2 Oktober 2018.

Begitu pula Hatice Cengiz. Dia membayangkan, sebentar lagi akan menjadi Nyonya Khashoggi.

Waktu menunjukkan pukul 14.30 waktu setempat. Saat hendak masuk, wartawan Saudi itu menitipkan ponselnya. Hatice menunggu di luar.

"Hatice, jika ada apa-apa terjadi sama saya, tolong hubungi Yasin Aktay, dia penasihat Presiden Erdogan," bisik Khashoggi.

Khashoggi kemudian melangkah masuk. Di depan pintu, dia berbalik. Menatap Hatice. Mulutnya yang ditumbuhi bulu putih mengembang. Dia tersenyum.

"Sampai jumpa sayangku," sayup-sayup, Hatice mendengar dari bibir Khashoggi. Sebelum menghilang di balik pintu. Dengan beberapa polisi penjaga.

Sampai di situ, Hatice tidak tahu apa yang terjadi di dalam. Dia hanya terus menunggu. Bahkan hingga malam. Sampai pejabat konsulat mengatakan, Khashoggi sudah keluar. Sementara saat yang sama, tubuh Khashoggi sudah tak bernyawa.

Padahal sore itu, usai mengurus dokumen, Hatice dan Khashoggi, rencana makan malam dengan keluarga Hatice. Juga mengurus keperluan pernikahan.

Hatice terus menunggu. Petugas penyidik Turki yang menyebut Khashoggi sudah tiada, tak menyurutkan penantian Hatice. Hingga Saudi mengumumkan, bahwa Khashoggi memang sudah menjadi mayat.

Hatice dengan sedih, memposting sebuah video pedih pada Sabtu.

Video itu menunjukkan, wartawan Saudi yang terbunuh itu, tertawa hangat ketika kucing mengganggu rekaman wawancara dengan melompat ke pangkuannya.

“Mereka mengambil tubuh Anda dari dunia saya,” tulis Hatice Cengiz. “Tapi tawa indahmu akan tetap ada di jiwaku selamanya. Sayangku."

Dalam video tersebut, Khashoggi berbicara dalam bahasa Arab, seperti tampak seperti rekaman wawancara formal. Kemudian kucing itu melompat ke pangkuannya, dan dia meminta untuk menyimpannya di dalam film, menurut poster Twitter.

"Yang kami butuhkan hanyalah selembar kertas," tulis Cengiz di Washington Post, tentang pernikahan yang direncanakannya kepada Khashoggi. Namun kebahagiaan itu direnggut paksa, oleh Saudi. Oleh seorang putra mahkota, yang kelak menjadi pelanjut dinasti al-Saud.