Minggu, 21 Oktober 2018 18:03 WITA

Kakek 72 Tahun Tewas usai Dilempari Kawanan Kera, Polisi: Kami Akan Jadi Bahan Tertawaan

Editor: Nur Hidayat Said
Kakek 72 Tahun Tewas usai Dilempari Kawanan Kera, Polisi: Kami Akan Jadi Bahan Tertawaan
Ilustrasi.

RAKYATKU.COM - Seorang kakek 72 tahun di India dilaporkan tewas akibat dilempari batu oleh kawanan kera saat mencari dahan kering. 

Kake itu bernama Dharampal Singh, asal desa Tikri, distrik Baghpat, negara bagian Uttar Pradesh, India. Ia dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi cedera pada bagian kepala, dada, dan kaki. 

Pihak keluarga mengklaim Dharampal cedera akibat dilempari batu oleh sekawanan kera. Kawanan kera itu menghujani Dharampal dengan bongkahan batu bata yang mereka pungut dari bangunan tua di desa.

Batu bata itu mengenai kepala, dada, dan bagian tubuh Dharampal lainnya. Korban sempat dibawa ke rumah sakit, namun kemudian dinyatakan meninggal dunia. 

"Kera-kera itu telah melemparkan lebih dari 20 batu bata ke arah Dharampal pada Kamis (18/10/2018) lalu. Dia terkena batu pada kepala, dada, dan kakinya," kata Krishnapal Singh, saudara korban, dilansir Times of India. 

"Karena dilemparkan dari tempat yang cukup tinggi, batu bata itu membunuhnya. Kera-kera itulah pelaku sebenarnya dan mereka harus mendapat balasannya," 

Loading...

"Kami telah mengajukan keluhan atas kera-kera itu, tapi polisi tampaknya tidak cukup yakin untuk menulis laporan," katanya.

Sementara itu, laporan polisi menyebut Dharampal meninggal akibat kecelakaan. Menurut polisi, korban diduga tengah tertidur di dekat bangunan batu bata tua yang kemudian sebagian darinya runtuh setelah kera-kera berlompatan di atasnya dan bongkahan batu bata tersebut menimpa korban. 

"Bagaimana mungkin kami mendaftarkan kasus terhadap kera? Ini akan membuat kami menjadi bahan tertawaan. Saya berpikir permintaan ini logis." 

"Kami telah diberitahu tentang kecelakaan aneh itu dan mendaftarkannya di buku catatan kasus setelah autopsi dilakukan," kata Chitwan Singh, petugas dari kantor kepolisian Doghat.

Tags
Loading...
Loading...