Minggu, 21 Oktober 2018 17:04 WITA

"Politik Balas Jasa" NA dan Danny Jadi Senjata Ampuh Jokowi-Ma'ruf di Sulsel

Penulis: Rizal
Editor: Nur Hidayat Said
Joko Widodo dan Ma'ruf Amin. (Foto: Merah Putih)

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pasangan calon presiden RI, Joko Widodo-Ma'ruf Amin, membidik Provinsi Sulawesi Selatan sebagai daerah yang akan menjadi lumbung suaranya pada Pilpres 2019 mendatang.

Bukan tanpa alasan, kepercayaan diri Jokowi-Ma'ruf membumbung tinggi setelah sejumlah tokoh di daerah ini menyatakan dukungan pribadinya kepada duet yang diusung Koalisi Indonesia Kerja (KIK) tersebut. Sebut saja, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah serta Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto.

Dukungan yang dilontarkan oleh Nurdin dan Danny kepada duet Jokowi-Ma'ruf merupakan dukungan secara pribadi, bukan atas nama Gubernur Sulsel maupun Wali Kota Makassar. Dukungan ini disebut-sebut sebagai "politik balas jasa" pasca Pilkada Serentak 2018 lalu.

Komitmen Nurdin dan Danny ditunjukkan dengan masuk dalam struktural Tim Kampanye Daerah Koalisi Indonesia Kerja. Keduanya sebagai Dewan Penasihat. Nurdin di tingkat Provinsi Sulsel, sementara Danny di tingkat Kota Makassar. 

Lalu seperti apa dampak kehadiran kedua figur sentral ini bagi Jokowi-Ma'ruf? Konsultan Politik Jaringan Suara Indonesia (JSI), Nursandy memberikan analisisnya. 

Khusus Nurdin, menurut Sandy, sapaan karibnya, kehadirannya sangat menguntungkan. Meski dukungannya merupakan dukungan pribadi, namun jabatan Gubernur Sulsel yang melekat dalam diri mantan Bupati Bantaeng dua periode tersebut sangat menguntungkan secara elektoral.

Loading...

"Keberpihakan NA (Nurdin Abdullah) terhadap Jokowi-Ma'ruf sangat menguntungkan pasangan tersebut. Paling tidak saat ini diuntungkan secara persepsi. Keuntungan elektoral akan semakin signifikan jika NA membentuk dan menggerakkan jaringan yang dimilikinya (pada saat Pilgub Sulsel 2018) untuk memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf," ungkapnya saat dikonfirmasi Rakyatku.com, Minggu (21/10/2018).

Bagaimana dengan Danny? Meski pergerakannya belum terlalu nyata dibandingkan dengan Nurdin, Sandy meyakini wali kota berlatar belakang arsitek tersebut akan total memenangkan Jokowi-Ma'ruf, khususnya di Kota Makassar.

"Meskipun hingga kini, kita belum melihat pergerakan yang sangat nyata dari DP (Danny Pomanto), tapi bergabungnya beliau di NasDem sudah menjadi sinyal kuat bahwa DP akan all out untuk Jokowi-Ma’ruf. Sinergitas antara NA dan DP akan semakin memperkuat posisi elektoral Jokowi-Ma’ruf di Sulsel," tutupnya.

Sekadar diketahui, di berbagai kesempatan, Nurdin konsisten menyatakan dukungan pribadinya kepada Jokowi-Ma'ruf. Bahkan, Nurdin optimistis Jokowi-Ma'ruf mampu meraih 80 persen suara di Sulsel. 

Sementara itu, Danny selain didapuk menjadi Ketua Dewan Penasihat tim kampanye Jokowi-Ma'ruf di Makassar, juga didaulat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan DPD Relawan Projo (Pro Joko Widodo) Sulsel.

Loading...
Loading...