Minggu, 21 Oktober 2018 12:42 WITA

Luhut Pandjaitan: Kader Golkar yang Terlibat Korupsi Kita Buang Saja

Editor: Abu Asyraf
Luhut Pandjaitan: Kader Golkar yang Terlibat Korupsi Kita Buang Saja
Luhut Binsar Pandjaitan

RAKYATKU.COM - Sesepuh Partai Golkar Luhut Binsar Pandjaitan selalu bicara tegas. Termasuk saat hadir dalam silaturahmi dengan para tokoh senior di Hotel Ritz Chalton, Jakarta Selatan, Sabtu (20/10/2018).

Dalam acara yang dihadiri mantan Ketua MPR RI Harmoko itu, Luhut mengingatkan para kader Golkar agar tidak coba-coba korupsi. Dia berkaca pada sejumlah kader senior yang kini masuk penjara.

Mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Setya Novanto dan mantan Sekjen DPP Partai Golkar Idrus Marham kini harus berurusan KPK. Terakhir Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin yang juga kader Golkar, ikut ditangkap KPK.

Makanya, Luhut menyarankan kepada pengurus Golkar agar menyingkirkan kader-kader yang terlibat kasus korupsi.

"Popularitas Golkar di bawah sangat bagus. Jadi ada kader-kader Golkar yang masih terlibat kasus korupsi, menurut hemat saya harus kita buang. Eranya sudah berubah," kata Luhut.

Kemudian dia juga meminta kepada para seluruh kader jangan berbuat yang aneh-aneh seperti korupsi. Kalau ada yang berbuat macam-macam pasti terjadi konflik.

"Kalau ada yang membuat aneh-aneh pasti ada konflik yang hebat. Saya pikir, Golkar harus menempatkan diri dan menjauhkan diri yang aneh-aneh. Jangan sampai Golkar ada macam-macam," tambah Luhut.

Dia juga meminta antakader jangan mengkhianati satu sama lain. Jika ada perbedaan pendapat, dia meminta para kader menjauh. "Kita jangan mengkhianati teman kita, begitu ada perbedaan, tinggal," tegas Luhut.

Oleh karena itu, dia meminta agar Golkar mengembangkan kesetiakawanan serta mengembangkan kekompakan. "Kia buang perbedaan-perbedaan itu ayo kita menata Golkar untuk 2019," ungkap Luhut.

Partai Golkar menggelar silaturahmi bersama para pinisepuh dan para tokoh lainnya di Hotel Ritz Carlton Jakarta Selatan. Silaturahmi dilakukan dalam rangka HUT ke-54 Partai Golkar.

Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto menjelaskan, silaturahmi tersebut adalah bentuk kedekatan bahwa para senior dan tokoh yang hadir ikut andil dalam membangun.