Minggu, 21 Oktober 2018 00:05 WITA

Berapa Upah Bintang Film Porno per Adegan?

Editor: Eka Nugraha
Berapa Upah Bintang Film Porno per Adegan?
Ilustrasi Film Porno

RAKYATKU.COM --- Menjadi bintang film porno tentu mendapatkan upah. Meski dilakukan secara terselubung, artis film porno di luar negeri ternyata punya pendapatan yang tidak begitu banyak. 

Tidak heran jika semakin banyak bintang porno yang mengandalkan penghasilan pada iklan endorsement produk, permintaan Snapchat, dan platform lainnya.

Dikutip dari Rawstory, rata-rata aktor porno pria mendapatkan sekitar Rp7,5-9 juta per adegan. Bintang yang kariernya sudah mapan bisa mendapatkan sekitar Rp10-13 juta. Sedangkan bintang yang sudah sangat terkenal bisa mendapatkan sekitar Rp22 juta.

Steven Hirsh, pemilik Vivid Studios seperti yang dilansir VIVA, mengatakan, ketika wanita pertama kali masuk ke bisnis ini dan masih baru, mereka bisa mendapatkan uang tambahan untuk adegan seks yang berbeda.

"Awalnya mereka mendapatkan lebih banyak uang, kemudian itu bergantung pada seberapa populer mereka nantinya," ujar Hirsh.

Sementara rata-rata aktris dibayar antara sekitar Rp12-18 juta untuk adegan seks 'tradisional' (antara pria dan wanita). Aktris yang punya nama besar bisa mengantongi uang Rp22-30 juta. 

Mereka yang ingin mendapatkan bayaran lebih tinggi seringkali didorong untuk berpartisipasi dalam lebih banyak adegan. Menurut laporan, adegan paling ekstrem bisa dibayar Rp27-38 juta.

Loading...

Lalu bagaimana dengan para staf di belakang kamera? Dari kelompok ini, sutradara berada di posisi atas. Secara umum, seorang sutradara film porno mendapatkan bayaran Rp15-22 juta per hari. Saat bekerja, mereka diharuskan melakukan hal lebih dramatis dari sekadar mengarahkan, bayarannya pun bisa melonjak hingga Rp45,5 juta.

Penulis mendapatkan bayaran lebih sedikit. Bayaran mereka bisa mencapai Rp3,8-6 juta sehari, dan kebanyakan pengambilan gambar hanya berlangsung sehari atau dua hari. Kameraman biasanya mendapatkan bayaran sekitar Rp7,6-10 juta, namun bagi yang memiliki kamera sendiri kemungkinan besar mendapat bayaran lebih tinggi.

Pada akhirnya, dengan asumsi mereka memiliki agen yang baik, bayaran seorang pemeran bergantung pada tiga hal, dua di antaranya berada dalam kendali mereka, yakni etos kerja dan frekuensi, semangat berusaha dan popularitas. Namun, ada faktor lain yang harus dipertimbangkan, yakni kelanggengan.

Sekadar diketahui bahwa film porno adalah industri yang sering merekrut dan menendang pemainnya. Banyak yang berhenti setelah satu adegan atau hanya beberapa bulan. Beberapa bisa bertahan bertahun-tahun, tapi kemudian menghilang. 

Tapi, beberapa yang bertahan memilih ini sebagai karier sejati dan sama seperti dunia mainstream lainnya, merekalah yang mampu mengantongi lebih banyak uang.

Loading...
Loading...