Sabtu, 20 Oktober 2018 08:51 WITA

Saudi Akui Pembunuhan Khashoggi, AS Cuma Bilang "Sedih"

Editor: Suriawati
Saudi Akui Pembunuhan Khashoggi, AS Cuma Bilang
Juru bicata Gedung Putih, Sarah Sanders

RAKYATKU.COM - Arab Saudi telah mengakui pembunuhan terhadap Jamal Khashoggi di Konsulat Istanbul.

Sebagai respon atas pengumuman itu, Gedung Putih mengatakan bahwa mereka "sedih" dengan kematian warganya itu, tapi tidak menyebutkan tindakan AS terhadap Saudi, yang merupakan sekutu utamanya. 
             
Dalam sebuah pernyataan, juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders mengatakan bahwa Washington "mengetahui pengumuman itu." 
             
"Kami akan terus mengikuti penyelidikan internasional atas insiden tragis ini dan mengadvokasi keadilan, transparan dan sesuai dengan semua proses hukum," katanya. 
             
"Kami sedih mendengar konfirmasi kematian Khashoggi, dan kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga, tunangan, dan teman-temannya."

Saudi Akui Pembunuhan Khashoggi, AS Cuma Bilang Pada hari Sabtu, kantor berita resmi Arab Saudi, SPA mengatakan bahwa Khashonggi terbunuh setelah terjadi pertengkaran di dalam gedung konsulat. Hal itu berujung pada perkelahian yang menyebabkan kematian sang wartawan.

Jaksa penuntut umum Arab Saudi mengatakan mengatakan bahwa "investigasi masih berlangsung dan 18 warga Saudi telah ditangkap."

Laporan SPA juga menyebutkan bahwa dua pejabat senior telah dipecat sehubungan dengan kasus itu.

Mereka adalah penasihat istana Kerajaan Saud al-Qahtani dan wakil kepala intelijen Ahmed Asiri.