Sabtu, 20 Oktober 2018 08:38 WITA

Pemkab Lutim Gelar Sosialisasi Gerakan Nasional Revolusi Mental

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Pemkab Lutim Gelar Sosialisasi Gerakan Nasional Revolusi Mental

RAKYATKU.COM - Asisten I Bidang Pemerintahan, Dohri As'hari, mewakili Bupati Luwu Timur membuka Sosialisasi Gerakan Nasional Revolusi Mental, di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu Timur, Kecamatan Malili, Jumat (19/10/2018).

Kegiatan ini digelar dalam rangka menindaklanjuti Instruksi Presiden Republik Indonesia No. 12 Tentang Pembentukan Gugus Tugas Revolusi Mental Secara Nasional yang Secara Legal Dengan Adanya Keputusan Kepala Daerah Setempat.

Kepala Kantor Kesbangpol Luwu Timur, Guntur Hafid melaporkan bahwa, tujuan sosialisasi revolusi mental ini yakni untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran seluruh elemen bangsa akan arti pentingnya revolusi mental Indonesia, termasuk membangun rasa kebersamaan, persaudaraan dan toleransi antara komponen anak Bangsa,

Guntur Hafid menambahkan, yang dimaksud gerakan revolusi mental yakni merubah pola fikir, pandangan dan pola kerja untuk menciptakan sinergitas antara ormas dan Pemerintah Daerah.

"Kegiatan sosialisasi ini berlangsung selama 1 hari dengan menghadirkan narasumber diantaranya dari Pusat Kajian Pendidikan dan Pelatihan Aparatur (LKP2A) Lan Makassar yang diikuti sebanyak 180 peserta dari 16 ormas yang ada di lingkungan Kabupaten Luwu Timur," kata Guntur Hafid.

Asisten I Bidang Pemerintahan, Dohri As'hari, yang mewakili Bupati Luwu Timur saat membuka kegiatan menuturkan bagaimana awal mula revolusi mental dicetuskan oleh Presiden pertama RI, Ir. Soekarno pada saat awal-awal Kemerdekaan RI yang telah dijajah selama ratusan tahun oleh bangsa asing.

"Berdasarkan hal ini, maka dibutuhkan suatu revolusi untuk mengubah mental masyarakat Indonesia menjadi mental yang mandiri, berdaulat serta berbudaya sesuai dengan kebudayaan asli Bangsa Indonesia," ungkap Dohri.

Lanjut Dohri, Gerakan Nasional Revolusi Mental ini sendiri merupakan program yang ditujukan untuk memperbaiki serta mambangun karakter bangsa Indonesia dalam melaksanakan Revolusi Mental.

"Adapun program dari Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) ini adalah Gerakan Indonesia Melayani, Gerakan Indonesia bersih, Gerakan Indonesia tertib, Gerakan Indonesia Mandiri, Gerakan Indonesia bersatu," ungkapanya, dalam keterangan tertulis yang diterima.

Diakhir sambutannya, Dohri mengingatkan bahwa, untuk mengubah mental, haruslah mengembalikan jati diri bangsa ini pada nilai-nilai luhur bangsa, di bagian mental ini yang perlu dilakukan revolusi atau perubahan yang cepat, yang mengalir dari pusat ke daerah, termasuk di Kabupaten Luwu Timur dengan melibatkan sinergi lintas sektor yang meliputi Pemerintah, Swasta, kalangan profesi, Ormas, dan perorangan.