Sabtu, 20 Oktober 2018 08:30 WITA

Polda Sudah Kumpulkan Dokumen untuk Usut Dugaan Korupsi Proyek Bedah Rumah di Sulsel

Penulis: Himawan
Editor: Nur Hidayat Said
Polda Sudah Kumpulkan Dokumen untuk Usut Dugaan Korupsi Proyek Bedah Rumah di Sulsel

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Tim penyelidik Ditreskrimsus Polda Sulsel telah mengumpulkan sejumlah dokumen untuk mengusut dugaan penyimpangan proyek bedah rumah di Sulsel tahun anggaran 2017-2018 senilai Rp96 miliar.

"Sudah ada beberapa dokumen kegiatan tersebut yang telah ditemukan oleh penyelidik," kata Kombes Pol Yudhiawan, Direktur Ditreskrimsus Polda Sulsel, Jumat (19/10/2018).

Dokumen yang telah dikantongi polisi itu, kata Yudhi, merupakan data rekening dan koran laporan pertanggungjawaban kegiatan hasil rembuk warga. Data ini akan dijadikan petunjuk awal untuk mengusut penyimpangan proyek di bawah leading sektor SNVT Penyediaan Perumahan Rakyat Kementerian PUPR itu.

Selain itu pihaknya juga akan melakukan pemanggilan terhadap pihak-pihak yang dianggap mengetahui dan terlibat dalam proyek itu untuk dimintai klarifikasinya.

"Kita masih terus menggali informasi informasi yang ada untuk menemukan ada tidaknya peristiwa pidana dalam proyek itu," imbuhnya.

Sementara itu, Direktur lembaga Anti Corruption Committe (ACC) Sulawesi, Abdul Muthalib, mengungkapkan polisi harus memaksimalkan penyelidikan agar indikasi korupsi dalam proyek itu bisa ditemukan.

"Kalau Polda maksimalkan penyeleidikan kasus ini seharusnya bisa segera ditingkatkan ke tahap penyidikan," ujar Muthalib.

Menurut Muthalib, dokumen persyaratan penerima yang telah dikumpulkan polisi harusnya bisa dijadikan pedoman penyidik untuk menemukan tindak pidananya.

Menurutnya, bisa jadi ada dana yang diterima utuh dan ada juga potongan fee. Misalnya yang seharusnya diterima Rp15 juta, yang diterima, oleh masyarakat hanya Rp10 juta.

"Bisa saja banyak modus seperti ini dan saya kira, penyidik pasti menemukan modus tersebut," cetusnya.

Sebelumnya diberitakan proyek bedah rumah yang dikerjakan di bawah leading sektor SNVT Penyediaan Perumahan Rakyat Kementerian PUPR tengah diselidiki Polda Sulsel.

Penyimpangan proyek ini diindikasi dengan adanya dugaan pengaturan pembelian bahan di salah satu toko bangunan yang menjadi penyedia pasokan barang untuk proyek bedah rumah itu. 

Dari informasi yang dihimpun, di tahun 2018 ini, ada 6.400 unit rumah di 15 kabupaten/kota di Sulsel yang mendapatkan dana bantuan bedah rumah ini.