Jumat, 19 Oktober 2018 21:08 WITA

Empat Pengungsi Korban Bencana Alam Sulteng Ditahan di Rutan Sidrap

Penulis: Darwis Pantong
Editor: Nur Hidayat Said
Empat Pengungsi Korban Bencana Alam Sulteng Ditahan di Rutan Sidrap
Empat pengungsi korban bencana alam gempa bumi dan tsunami Sulawesi Tengah yang ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas II B Sidrap.

RAKYATKU.COM, SIDRAP - Empat pengungsi korban bencana alam gempa bumi dan tsunami Sulawesi Tengah ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas II B Sidrap.

Kepala Pengamanan Rutan (KPR) Sidrap, Sultan, mengatakan keempat tahanan sebelumnya adalah warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Palu yang mengungsi ke Kabupaten Sidrap karena menjadi korban bencana.

"Mereka resmi menjalani penahanan di Rutan Sidrap sejak 16 Oktober 2018 lalu setelah melaporkan diri pada 11 Oktober 2018," ujar Sultan, Jumat (19/10/2018).

Keempat tahanan itu adalah Munir bin Amiruddin, Syamsul bin Bahri, Burhan bin Jafar, dan Asongnge bin Aji yang merupakanan tahanan kasus narkoba. Mereka secara sukarela melaporkan diri ke Rutan Sidrap dan bersedia menjalani pemidanaan.

loading...

"Sebelumnya, kami telah menerima laporan dari pihak Lapas Palu jika ada empat napi (narapida) narkotika yang melarikan diri ke wilayah Kabupaten Sidrap. Keempatnya memang adalah warga Sidrap yang terlibat perkara di Palu, Sulteng," terang Sultan.

Menurutnya, penahanan keempat napi ini dilakukan Rutan Sidrap berdasarkan perintah Kepala Divisi Lapas Palu, Sulteng. "Kasusnya sama. Namun, hukuman keempatnya bervariasi," lontar Sultan.

Dia menjelaskan, sesuai dengan laporan yang diterima Rutan Sidrap dari pihak Lapas Palu, Munir bin Amiruddin mendapat vonis 15 tahun, Syamsul bin Bahri dan Burhan bin Jafar masing-masing dijatuhi hukuman 7 tahun, dan Asongnge bin Aji dihukum 5 tahun penjara.

Loading...
Loading...