Jumat, 19 Oktober 2018 18:20 WITA

Industri Pasar Modal di Sulsel Tumbuh Tinggi, OJK: Investor Didominasi Milenial

Penulis: Sartika Marzuki
Editor: Mays
Industri Pasar Modal di Sulsel Tumbuh Tinggi, OJK: Investor Didominasi Milenial
Suasana bincang investasi yang digelar OJK.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Industri pasar modal Sulawesi Selatan (Sulsel) tumbuh signifikan di 2018, yakni menyentuh angka 52,68 persen (yoy). Dengan jumlah investor pasar modal mencapai 23.285 investor.

Kepala Otoritas Jasa Keungan (OJK) Regional 6 Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua), Zulmi mengatakan, investor di Sulsel saat ini didominasi oleh generasi milenial.

"Peningkatan yang 52,68 persen ini, sebagian besar adalah kaum muda. Bahkan kita juga membaca melalui media-media, bahwa kaum muda atau generasi milenial yang cepat kaya itu, umumnya karena investasi di pasar modal," kata Zulmi pada Rakyatku.com, Jumat (19/10/2018).

Pertumbuhan industri pasar modal, lanjut Zulmi, terjadi berkat edukasi yang dilakukan semua pihak. Baik OJK maupun pihak industri serta instansi keuangan lainnya.

"Jadi edukasi kita langsung ke kawula muda. Masuk melalui kampus-kampus dan sekolah. Memberikan pemahaman kepada mereka soal industri pasar modal," jelasnya.

loading...

Kemudian beberapa perusahaan bursa efek, juga membuka gerai-gerai investasi di hampir semua kampus di Sulsel. Sehingga ada daya tarik bagi mahasiswa, untuk mempelajari dan mengimplementasikan ilmu investasinya secara langsung.

Untuk diketahui, industri pasar modal dengan pertumbuhan sangat tinggi, terjadi pada investor reksadana sebesar 86,34 persen atau 9.861 investor.

Lalu disusul investor saham yang tumbuh 42,25 persen (yoy) dengan 11.033 investor. Kemudian Surat Berharga Negara (SBN) yang tumbuh 31,45 persen (yoy) dengan investor mencapai 2.391.

Adapun nilai transaksi saham di Sulsel hingga Agustus 2018, mencapai Rp8,30 triliun atau tumbuh sebesar 75,95 pesen (yoy).

Loading...
Loading...