Jumat, 19 Oktober 2018 09:56 WITA

Dengar Rekaman Eksekusi Khashoggi, Intonasi Suara Trump Mendadak Berubah

Editor: Abu Asyraf
Dengar Rekaman Eksekusi Khashoggi, Intonasi Suara Trump Mendadak Berubah
Presiden AS, Donald Trump (FOTO: REUTERS)

RAKYATKU.COM - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengaku penasaran dengan dugaan mutilasi terhadap wartawan senior, Jamal Khashoggi. Dia pun meminta rekaman rekaman dugaan pembunuhan itu kepada Menteri Luar Negeri Mike Pompeo.

Seorang pejabat Turki menyatakan bahwa transkrip rekaman tersebut sudah dipegang Pompeo. Dari situ diyakini bahwa Khashoggi dibunuh dalam waktu hanya tujuh menit dalam gedung konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki.

Namun, juru bicara Departemen Luar Negeri Heather Nauert mengatakan Pompeo belum pernah mendengar rekaman atau melihat transkrip terkait hilangnya Jamal Khashoggi.

Kemarin, dalam perjalanan kembali dari Istanbul, Pompeo sempat ditanya apakah dia telah mendengar audio. "Aku tidak punya sesuatu untuk dikatakan tentang itu," katanya.

Presiden Trump telah secara terbuka meminta untuk mendengar rekaman itu. Pompeo bertemu dengan presiden di Gedung Putih pada Kamis pagi (18/10/2018) waktu setempat. Dia menjelaskan kunjungannya ke Turki dan Arab Saudi, termasuk hasil pertemuan dengan Raja Saudi Salman dan Putra Mahkota Mohamed bin Salman.

Namun, tidak diketahui apakah Pompeo memperdengarkan rekaman atau memperlihatkan transkrip pembunuhan Khashoggi kepada Trump. Setelah pertemuan dengan Pompeo, intonasi suara Donald Trump langsung berubah.

Trump yakin Khashoggi sudah mati. "Ini jelas terlihat seperti itu bagi saya. Itu sangat menyedihkan," kata Trump kepada wartawan sebelum naik ke Air Force One untuk menghadiri acara di Montana.

Presiden mengatakan konsekuensi untuk Arab Saudi, jika mereka akhirnya dianggap bersalah, "Parah. Ini buruk, hal-hal buruk."

Meski demikian, Trump mengaku masih menunggu hasil investigasi yang saat ini masih berlangsung.