Jumat, 19 Oktober 2018 00:27 WITA

DPRD Sulsel Rekomendasikan Gubernur Tinjau Ulang SK Tuan Rumah Bersama Porprov 2022

Penulis: Rizal
Editor: Adil Patawai Anar
DPRD Sulsel Rekomendasikan Gubernur Tinjau Ulang SK Tuan Rumah Bersama Porprov 2022

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan melakukan mediasi terkait polemik penetapan Kabupaten Sinjai dan Bulukumba sebagai tuan rumah bersama Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun 2022 mendatang.

Mediasi tersebut dilaksanakan dalam bentuk Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Kantor DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Kamis (18/10/2018).

Hadir dalam RDP tersebut diantaranya anggota Komisi E DPRD Sulsel, pengurus KONI Provinsi Sulsel, pengurus KONI kabupaten/kota, Aliansi Masyarakat Peduli Olahraga Sulsel, serta sejumlah pemerhati olahraga.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua KONI Kabupaten Sinjai, Suardiman tetap bersikukuh bahwa daerahnya yang layak menjadi tuan rumah Porprov ini. Sebab menurutnya, pemilihan Kabupaten Sinjai telah mengikuti mekanisme yang diajukan oleh KONI Sulawesi Selatan. Seperti adanya uang pendaftaran sebesar Rp 125 juta dan biaya uang penjaringan di lapangan sebesar Rp 50 juta.

"Ada tiga daerah yang ajukan sebagai tuan rumah, yaitu Kabupaten Luwu Timur, Bulukumba, dan Sinjai. Tapi hanya kami yang mampu mengikuti prosedurnya. Bahkan sudah dilakukan voting. Dimana dalam voting Sinjai meraih 21 suara dan Bulukumba hanya tiga suara. Tapi ternyata putusan akhir tetap dua daerah (Sinjai dan Bulukumba) di SK-kan menjadi tuan rumah bersama," tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi E DPRD Sulsel, Muh. Rajab menuturkan, bahwa dalam RDP tersebut pihaknya merekomendasikan pada Pemerintah Provinsi dalam hal ini Gubernur Sulsel untuk kembali pada usulan KONI Sulsel yang menetapkan Sinjai sebagai tuan rumah tunggal Porprov 2022. 

Keputusan itu diambil setelah mendengarkan keterangan dari berbagai macam pihak seperti, KONI Provinsi, KONI kabupaten/kota, Dinas Pemuda dan Olahraga, Biro Hukum dan Masyarakat, dan pencinta olahraga. 

"Semua pihak harus menghargai keputusan KONI yang diambil melalui jalur voting. Pemprov tidak bisa memaksakan diri untuk mengatur sekehendaknya, harus juga menghargai proses yang telah berbuah hasil di KONI," tegasnya.

Rajab berharap dengan dikeluarkannya rekomendasi tersebut akan mengakhiri polemik tuan rumah Porprov tersebut. 

"Setelah keluarnya rekomendasi ini, tidak ada lagi perselisihan terkait tuan rumah Porprop 2022. Hanya satu, yaitu Sinjai," tutupnya.