Kamis, 18 Oktober 2018 15:56 WITA

Pengungsi Palu Dicabuli di Makassar, Danny: Pelakunya dari Maros

Penulis: Sutrisno Zulkifli
Editor: Mays
Pengungsi Palu Dicabuli di Makassar, Danny: Pelakunya dari Maros
Ilustrasi

RAKYATKU.COM, MAKASSAR -- Kasus pencabulan yang dialami SH (7), salah seorang pengungsi dari Palu, oleh seorang pemuda di samping Perumahan BTN BPS 1, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, pada Selasa (16/10/2018) lalu, begitu disesalkan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto. 

Yang cukup disesalkan pria yang akrab disapa Danny ini, lantaran beberapa pengungsi, khususnya sang korban, tidak berada dalam pusat (selter) pengungsian, yang telah disediakan Pemerintah Kota Makassar dan Pemerintah Provinsi Sulsel, yang bekerja sama dengan Kementerian Sosial, seperti di Asrama Haji Sudiang.

"Kalau dia (pengungsi) di selter, bisa kita amati 24 jam. Tapi kalau dia di warga, ini yang jadi persoalan," ucap Danny, saat diwawancarai, pada Kamis (18/10/2018).

Terlebih, menurut Danny, berdasarkan informasi yang dihimpunnya, sang pelaku merupakan mantan narapidana yang sudah beberapa kali keluar masuk penjara. 

"Kan dia tinggal di warga, jadi susah kita kontrol. Nanti baru kita ketahui, kalau sudah ada kejadian seperti ini. Apalagi pelakunya itu dari Maros kan," tutur Danny.

loading...

Atas kejadian ini, Danny berjanji akan mengambil langkah responsif. Ia akan memberikan tugas dan tanggung jawab kepada RT/RT dan Penasehat Wali Kota untuk waspada, serta melakukan sensor sosial di lingkungannya. 

Utamanya, lanjut Danny, bagi wilayah-wilayah yang diketahui didapati pengungsi korban bencana gempa dan tsunami dari Palu, Sigi dan Donggala.

"Insyaallah, kita akan segera kita respons ini," tutup Danny.

Loading...
Loading...