Kamis, 18 Oktober 2018 12:15 WITA

Imigrasi Makassar Deportasi 5 WNA Asal Turki dan Australia

Penulis: Azwar Basir
Editor: Mulyadi Abdillah
Imigrasi Makassar Deportasi 5 WNA Asal Turki dan Australia

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Lima warga negara asing (WNA) asal Turki dan Australia terpaksa dideportasi oleh Kantor Imigrasi Kelas I Makassar. Mereka adalah Sinan, Mustafa, Tahir Enes, Hakan (Turki) dan Reshad (Australia). 

Deportasi lima WNA tersebut karena adanya dugaan penyalahgunaan izin tinggal. Kejadian ini bermula saat kelima WNA tersebut melakukan kunjungan wisata sekaligus pembuatan film dokumenter di Dusun Parangmaklengu, Desa Panakkukang, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Rabu (17/10) sore. 

Namun, kegiatan pengambilan film dokumenter tersebut dihentikan karena kelimanya tidak memiliki izin pembuatan film. Akhirnya, paspor mereka pun diamankan oleh petugas dengan maksud pemeriksaan lebih lanjut, termasuk pengecekan tentang dokumentasi untuk pembuatan film dokumenter yang selama ini diambil. 

Berdasarkan informasi yang diterima, kegiatan kelima WNA ini diduga tidak seizin aparat pemerintah setempat baik dusun, desa, camat, maupun tingkat kabupaten serta tidak melapor ke kantor imigrasi Kota Makassar. 

Abriansyah Hadinata yang bertindak sebagai pemandu perjalanan mengatakan, kelima WNA tersebut tidak memiliki izin pengambilan film dokumenter di Sulsel. 

"Betul mereka tidak memiliki izin, karena alasan petugas Imigrasi, visa nggak ada dan mengaku sebagai turis padahal di sini buat film," jelasnya. 

Sementara itu, Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Kantor Imigrasi Kelas I Makassar, Noer Putra Bahagia mengatakan keputusan mendeportasi kelima WNA ini diambil setelah adanya dugaan penyalahgunaan izin tinggal.

"Kami sudah periksa dan kami akan segera mendeportasi kelima WNA yang tidak memiliki izin tersebut," tutupnya.