Rabu, 17 Oktober 2018 20:55 WITA

Muhammadiyah Sulsel Siap Kawal Imbauan Larangan Acara Berbau Syirik

Penulis: Fathul Khair
Editor: Abu Asyraf
Muhammadiyah Sulsel Siap Kawal Imbauan Larangan Acara Berbau Syirik
Ketua PW Muhammadiyah Sulsel, Prof Ambo Asse (tengah).

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Pengurus Wilayah Muhammadiyah Sulsel menyambut baik surat imbauan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, terkait larangan acara budaya berbau syirik.

"Muhammadiyah bergembira dengan imbauan seperti ini. Ini lahir dari pemimpin kita di Sulsel. Ini perlu didukung, perlu dikawal," kata Ketua PW Muhammadiyah Sulsel, Prof Ambo Asse saat ditemui di kampus Unismuh Makassar, Rabu (17/10/2018).

Muhammadiyah Sulsel, lanjut Ambo Asse, siap menyampaikan ajaran Islam terkait kesyirikan. Apalagi memang, Muhammadiyah punya tugas berdakwah menyampaikan ajaran Islam.

"Syirik itu adalah dosa yang paling besar pertama di antara dosa-dosa yang besar lainnya. Sehingga Muhammadiyah mendukung dan menyadari bahwa masyarakat Islam khususnya, perlu bebas dari kesyirikan," lanjut guru besar UIN Alauddin Makassar ini.

Muhammadiyah Sulsel mengaku fokus pada substansi dari surat imbauan Pemprov Sulsel tersebut. Makanya, Muhammadiyah Sulsel sangat mendukung surat imbauan itu. 

"Jadi kita menerima imbauan itu, menganggap bahwa itu cocok dan sesuai dengan ajaran agama kita. Jadi bukan mau membersihkan kepercayaan agama lain, tetapi ini fokus untuk agama kita, agama Islam," pungkasnya.

Pemprov Sulsel sendiri sudah merampungkan surat imbauan larangan acara budaya berbau syirik. Surat imbauan tersebut, juga sudah dikirimkan ke pemerintah kabupaten/kota se-Sulsel dan seluruh OPD lingkup Pemprov Sulsel.