Rabu, 17 Oktober 2018 13:05 WITA

Dicabuli, Bocah Pengungsi Korban Bencana Nampak Murung dan Ketakutan

Penulis: Sartika Marzuki
Editor: Mulyadi Abdillah
Dicabuli, Bocah Pengungsi Korban Bencana Nampak Murung dan Ketakutan
Ilustrasi

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Nasib tragis dialami SH (7). Pengungsi korban bencana gempa dan tsunami Palu itu dicabuli oleh tiga pemuda di Kota Makassar. 

Insiden ini terjadi di samping Perumahan BTN BPS 1, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, pada Selasa (16/10/2018) kemarin.

Dinas Sosial Makassar kini melakukan pendampingan terhadap korban yang masih duduk dibangku sekolah dasar ini. 

Supervisor Sakti Peksos Sulsel, Norman Ilmi mengatakan,  pendampingan dilakukan dengan melihat kondisi korban. Langkah pertama yaitu melakukan pemulihan dari trauma.

"Kondisi anak masih trauma. Korban masih terlihat murung dan ketakutan. Sehingga kita harus fokus terhadap kondisi itu. Jika sudah mulai membaik. Baru secara perlahan kita lakukan pendampingan untuk pemulihannya," kata Norman Ilmi.

loading...

Norman menambahkan, kejadian ini merupakan salah satu dampak dari banyaknya pengungsi yang tidak dalam pengawasan pemerintah. Karena sebelumnya diinformasikan bahwa pengungsian hanya berada di Asrama Haji.

"Tapi ternyata, banyak pengungsi yang tidak melalui asrama haji. Akibatnya kita menjadi begitu kesulitan melalukan pendataan," tuturnya.

Kendati demikian, lanjut Norman, kejadian yang menimpa SH ini, menjadi pembelajaran bagi semua pihak. Agar lebih memperhatikan  anak-anak. Entah saat ia berada di sekolah, ataukah ketika sedang bermain di lingkungan tempat tinggalnya.

Loading...
Loading...