Rabu, 17 Oktober 2018 08:31 WITA

Di Depan 2 Mayat Korban Pembunuhan, Orang-orang Makan Dengan Santai

Editor: Suriawati
Di Depan 2 Mayat Korban Pembunuhan, Orang-orang Makan Dengan Santai
Mayat korban pembunuhan tergelatak di depan pintu masuk restoran tepi pantai

RAKYATKU.COM - Pemandangan mengejutkan terlihat di pantai Pasifik Meksiko. Pada hari Minggu, dua pria muda dibunuh di siang bolong, namun turis tak acuh dan tetap melanjutkan hidup mereka. 

Mayat kedua korban ditemukan tergeletak di trotoar, hanya beberapa langkah dari pintu masuk restoran dan hotel tepi pantai setempat.

Pada awalanya, para pengunjung pantai terperanjat dan beberapa orang berlari ketika tembakan terdengar di Caleta Beach di Acapulco, kota paling berbahaya ketiga di dunia.

Tapi sesat kemudian, orang-orang segera kembali bersantai sementara mayat-mayat masih tergeletak di tempat kejadian perkara. 

Menurut berbagai media Meksiko, dua pemuda itu diikuti oleh kendaraan dan berusaha melarikan diri melalui kerumunan sebelum mereka ditembak mati. 

Saat diperiksa, tim penyidik menemukan empat selongsong peluru 9mm dan lima tas berisi ganja. Polisi masih mencari tersangka.

Beruntung, tidak ada korban luka yang dilaporkan di antara kerumunan orang yang sedang bersantai.

Acapulco pernah menjadi tempat populer, dan dianggap sebagai kota resor semarak di negara bagian Guerrero. Itu pernah menjadi tempat panas bagi para bintang Hollywood dan bahkan mantan presiden Amerika Serikat. 

Namun sekarang itu menjadi kota pembunuhan karena kartel narkoba yang bersaing. 

Tapi meski telah dinobatkan sebagai kota paling berbahaya ketiga di dunia, wisatawan terus mengunjungi pantai Acapulco.

Para pemimpin bisnis Acapulco menyesalkan penembakan pada hari Minggu dan menuntut pertemuan dengan gubernur negara bagian, Hector Astudillo Flores.

Para pelaku bisnis perhotelan dan pengusaha lainnya menyerukan peningkatan kehadiran keamanan yang lebih tinggi dari marinir dan polisi Meksiko. 

Tags