Selasa, 16 Oktober 2018 23:41 WITA

Abdul Wahab Teteskan Air Mata Lepas Jenazah Kasubag Persidangan DPRD Bantaeng

Penulis: Irmawati Azis
Editor: Fathul Khair Akmal
Abdul Wahab Teteskan Air Mata Lepas Jenazah Kasubag Persidangan DPRD Bantaeng

RAKYATKU.COM, BANTAENG - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bantaeng, Abdul Wahab melepas jenazah ASN Kabupaten Bantaeng, Andi Nur Arfah Jufri Orbayanah, Selasa (15/10/2018).

Jenazah Kepala Sub Bagian (Kasubag) Persidangan dan Risalah Sekretariat DPRD Kabupaten Bantaeng itu, dilepas dalam sebuah upacara sipil di BTN Tanetea Makmur, Dusun Tanetea, Desa Nipa-nipa, Kecamatan Pa'jukukang, Kabupaten Bantaeng.

Almarhum merupakan ASN yang awalnya bertugas di Departemen Penerangan Republik Indonesia sejak 1 Maret 1989. Pada akhir hidupnya menjabat sebagai Kepala Sub Bagian (Kasubag) Persidangan dan Risalah Sekretariat DPRD Kabupaten Bantaeng.

Salah seorang kerabatnya, Joni Tambing mengungkapkan bahwa upacara dilakukan atas permintaan Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikin melalui Sekda Bantaeng.

"Kemarin ada amanah Bapak Bupati melalui pak Sekda. Untuk itu kita upacarakan secara kedinasan karena beliau meninggal saat sementara menjalankan tugas," ungkapnya.

Sekda Bantaeng yang mewakili Bupati Bantaeng menyerahkan akta kematian kepada pihak keluarga almarhum. Dikatakan bahwa penyerahan dokumen itu untuk kali pertama dilakukan Pemkab Bantaeng bersamaan dengan tahapan/prosesi pemakaman.

Disampaikan dalam amanatnya, ucapan terima kasih kepada keluarga karena sudah merelakan waktunya untuk almarhum bisa mengabdikan diri kepada Pemerintah Kabupaten Bantaeng. Dirinya juga meminta keikhlasan keluarga melepas almarhum.

"Pemerintah daerah berkewajiban mengantar beliau secara hormat untuk dimakamkan di pekuburan yang telah kita sepakati. Jasa-jasanya akan selalu kita kenang," ujarnya sambil meneteskan air mata.

Terkait hak-hak almarhum, Sekda mengatakan akan berupaya memenuhi secepatnya. Sekda mengikuti seluruh rangkaian pemakaman jenazah. Bahkan Sekda turut mengusung jenazah dan menshalatinya bersama para pelayat. 

Turut hadir siang itu Ketua DPRD Kabupaten Bantaeng, H Abd Rahman Daeng Tompo, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bantaeng, Vinka Nandakasih dan beberapa Anggota DPRD Kabupaten Bantaeng.

Jenazah dimakamkan di Pekuburan Islam Bakarayya di Kelurahan Pallantikang. Sekedar diketahui, Almarhum meninggal sehari sebelumnya, Senin, 15 Oktober 2018. Dari riwayat hidupnya diketahui jika Almarhum lahir 4 April 1967, meninggalkan seorang isteri (Fauziah Husain) dan empat orang anak (dua putera dan dua puteri).