Senin, 15 Oktober 2018 15:18 WITA

Sudirman Sulaiman Bicara Potensi Kopi Sulsel di Hari Kopi Internasional

Penulis: Fathul Khair
Editor: Nur Hidayat Said
Sudirman Sulaiman Bicara Potensi Kopi Sulsel di Hari Kopi Internasional
Seminar kopi Indonesia, dalam rangka Hari Kopi Internasional, di Claro Hotel, Jalan AP Pettarani, Senin (15/10/2018).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, hadir pada seminar kopi Indonesia, dalam rangka Hari Kopi Internasional, di Claro Hotel, Jalan AP Pettarani, Senin (15/10/2018).

Dalam sambutannya, Sudirman Sulaiman menjelaskan banyak hal soal potensi kopi di Sulsel. "Kita berupaya ke depan, pentingnya sertifikasi halal pada kopi. Dan menjamin kualitas benih. Karena apa yang ditanam, itu yang akan tumbuh," kata Sudirman dalam sambutannya.

"Boleh dibilang, di Sulsel, khususnya di Makassar itu markasnya warung kopi. Sulsel, potensi kopi kita luar biasa. Jalan-jalan ke Enrekang ada kopi kalosi, di Toraja ada kopi toraja, di jamlung saya juga di Bone," lanjutnya dalam seminar tersebut.

Kata Sudirman, Sulsel menjadi salah satu provinsi penghasil kopi di Indonesia. Bahkan, produksinya akan terus bertambah, seiring banyaknya lahan yang bisa dijadikan tempat menanam kopi.

"Kita juga bermasalah di akses jalan. Kalau akses jalan ini kita perbaiki, maka pertumbuhan ekonomi, sektor pertanian dan perkebunan akan lebih cepat bergerak," jelasnya.

Loading...

Kata Sudirman, untuk terus mewujudkan produksi kopi yang baik, dibutuhkan kerjasama tiga komponen. Yakni pemerintah, investor, dan petani.

Sementara itu, Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kementerian Perindustrian, Gati Wibawa Ningsih menjelaskan, seminar kopi ini digelar sebagai sarana membangun jejaring baik antar pelaku usaha kopi, dan stake holder yang ada di Indonesia, maupun di negara lain.

"Indonesia merupakan penghasil biji kopi keempat di dunia. Dengan 637.000 ton pertahun penghasilan. 37 persen kopi robusta, dan 17 persen arabika," kata Gati.

Loading...
Loading...