Senin, 15 Oktober 2018 12:42 WITA

Pemkab Jeneponto Buka Sekolah Gratis untuk Korban Gempa Palu dan Donggala

Penulis: Zul Lallo
Editor: Aswad Syam
Pemkab Jeneponto Buka Sekolah Gratis untuk Korban Gempa Palu dan Donggala
Nur Alam Basir

RAKYATKU.COM, JENEPONTO -- Disdikbud Pemerintah Kabupaten Jeneponto, memberikan program gratis bagi anak-anak pengungsi korban gempa Palu dan Donggala, yang pulang kampung di daerah asalnya,  Jeneponto, Sulsel.

Kepala Disdikbud Kabupaten Jeneponto, Nur Alam Basir mengatakan, bersedia menampung anak anak pengungsi korban gempa Palu - Donggala yang tidak lanjut sekolah.

"Kami sudah mendengar kabar, para pengungsi Palu - Donggala banyak yang tidak lanjut sekolah, akibat gempa dan tsunami itu. Sudah ada yang kembali dari Sulteng ada di Jeneponto saat ini," kata Nur Alam, Senin (15/10)2018).

Dia bilang, akan menggratiskan sekolahnya. Jika masih ingin melanjutkan pendidikan yang anak SD dan SMP, Nur Alam mempersilakan datang di sekolah yang terdekat untuk masuk belajar.

"Intinya masuk saja belajar, nanti kita bantu administrasinya. Saya tidak ingin ada yang putus sekolah. Jadi yang pernah sekolah di Palu-Donggala, agar dapat melanjutkan sekolahnya yang sudah kembali di Jeneponto," jelasnya. 

Loading...

Sekda Jeneponto, Syafruddin Nurdin mengatakan, pengungsi korban gempa Palu-Donggala yang punya anak dan putus sekolah, dapat melanjutkan pendidikan di Jeneponto. Pemerintah, akan buka sekolah gratis tanpa syarat.

"Silakan masuk saja. Itu sudah saya sampaikan di coffee morning tadi. Jadi yang sudah ada di Jeneponto silakan masuk sekolah," ujar Syafruddin. 

Para anak pengungsi korban gempa Palu-Donggala yang kembali ke Jeneponto, sudah mulai dikumpul dan didata oleh Diknas. 

"Kami belum tahu berapa jumlahnya anak sekolah pengungsi Palu-Donggala yang kembali ke Jeneponto.Dan bagi yang ingin lanjut sekolah, kita gratiskan," pungkasnya.

Loading...
Loading...