Minggu, 14 Oktober 2018 09:37 WITA

Ini Detik-Detik Tunangan Kashoggi Terkulai di Depan Konsulat Arab Saudi

Editor: Abu Asyraf
Ini Detik-Detik Tunangan Kashoggi Terkulai di Depan Konsulat Arab Saudi
Tunangan Jamal Kashoggi, Hatice Cengiz (tengah/membelakang) saat menunggu di depan konsulat Arab Saudi di Istanbul.

RAKYATKU.COM - Misteri hilangnya jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi menyisakan banyak cerita. Salah satunya terkait tunangan, Hatice Cengiz yang pingsan di depan konsulat jenderal Arab Saudi di Istanbul, Turki.

Pada 2 Oktober 2018 itu adalah kali kedua Khashoggi mengunjungi gedung konsulat Saudi di Istanbul. Sebelumnya, mereka datang pada 28 September 2018. Kashoggi disambut baik. Dia datang untuk mengurus administrasi pernikahan.

Karena urusannya belum selesai saat, Kashoggi berjanji datang lagi pada 2 Oktober. Dia datang ditemani Cengiz. Namun, siang itu, sekitar pukul 13:00, sang tunangan tidak ikut masuk. Katanya, dilarang. Hanya orang yang berkepentingan yang boleh masuk.

Cengiz pun menunggu di depan kantor konsulat. Hati Cengiz mulai cemas dan gelisah setelah menunggu selama lebih dari tiga jam. Khashoggi belum juga keluar dari gedung konsulat. "Dunia mulai memutar kepala saya dan saya bingung apa yang harus saya lakukan," katanya.

Ia akhirnya memutuskan mengirim pesan singkat kepada temannya untuk segera datang ke gedung konsulat. Setelah itu, ia memberanikan diri menghampiri penjaga keamanan konsulat dan bertanya tentang keberadaan Khashoggi. Penjaga itu tampak terkejut seraya mengatakan tak mengetahui siapa Khashoggi.

Penjaga keamanan mengatakan semua orang di gedung konsulat telah pergi. Mendengar jawaban itu, Cengiz segera menelepon nomor telepon konsulat Saudi di Istanbul. 

"Saya memberi tahu mereka saya sedang menunggu di luar, bahwa Jamal (Khashoggi) masuk ke gedung pada pukul 13:00 dan bahwa dia belum keluar dari gerbang," kata Cengiz.

Setelah panggilan telepon itu, petugas datang ke pintu tempat Cengiz menunggu. "Dia memberi tahu saya bahwa dia telah memeriksa semua ruangan dan tidak ada seorang pun di dalam, jadi tidak ada gunannya bagi saya untuk menunggu di sana," ujar Cengiz.

Mendengar jawaban tersebut, Cengiz terkulai, kemudian pingsan. Setelah itu, ia menghubungi Yasin Aktay dan Turan Kislakci. Cengiz menceritakan situasinya kepada mereka. Tak lama setelah itu, media pun mendengar tentang apa yang dialami Khashoggi.

Ini Detik-Detik Tunangan Kashoggi Terkulai di Depan Konsulat Arab Saudi

Dua pejabat kepolisian Turki mengklaim bahwa Khashoggi telah tewas dibunuh di dalam gedung konsulat. Namun tudingan tersebut segera dibantah pejabat konsulat.

Khashoggi merupakan jurnalis kondang Saudi yang kini menjadi kolumnis di The Washington Post. Selama berkarier sebagai jurnalis, dia diketahui kerap melayangkan kritik tajam terhadap kebijakan-kebijakan yang diambil Pemerintah Saudi.

Cengiz menuturkan, saat pertama kali datang gedung konsulat Saudi di Istanbul pada 28 September, Kashoggi disambut dengan sangat baik.

"Mereka (staf konsulat Saudi di Istanbul) menjamu dia (Khashoggi) dengan baik di konsulat dan mengucapkan selamat kepadanya karena kami akan menikah," kata Cengiz.

Berdasarkan cerita yang didapat Cengiz dari Khashoggi, sama sekali tak ada tanggapan atau respons negatif dari para staf konsulat. Mereka bahkan menyatakan siap membantunya menyiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan.

Namun dalam kunjungan pada 28 September, Khashoggi memutuskan meninggalkan gedung konsulat karena dokumen-dokumen yang dibutuhkannya belum juga siap setelah dia menunggu selama sekitar satu jam. Khashoggi memang harus melakukan perjalanan ke London, Inggris, hari itu.

Sebelum pamit dan meninggalkan gedung konsulat, ia mengatakan kepada para staf di konsulat bahwa dirinya akan kembali lagi pada 2 Oktober. Mereka menjanjikan kepada Khashoggi dokumen-dokumen yang diperlukannya akan siap ketika dia berkunjung kembali.

Berita Terkait