Minggu, 14 Oktober 2018 08:30 WITA

Malam-Malam, Empat Orang Diamankan dari Asrama Papua di Makassar

Editor: Abu Asyraf
Malam-Malam, Empat Orang Diamankan dari Asrama Papua di Makassar
Puluhan aparat keamanan mendatangi Asrama Cenderawasih Papua di Jalan Lanto Dg Pasewang, Makassar, Sabtu malam (13/10/2018).

RAKYATKU.COM - Puluhan aparat keamanan mendatangi Asrama Cenderawasih Papua di Jalan Lanto Dg Pasewang, Makassar, Sabtu malam (13/10/2018).

Petugas keamanan menggunakan pakaian sipil dan dan seragam polisi dengan senjata lengkap. 

Saat mobil polisi tiba di depan asrama, tiga orang langsung diamankan dari dalam asrama Papua. Barang-barang digeledah dan kemudian dimasukkan ke dalam mobil patroli yang telah siaga di depan asrama.

Beberapa saat kemudian, satu orang lainnya kembali diamankan dari dalam asrama.

Setelah petugas mengamankan keempat lelaki tersebut. Beberapa petugas masuk di asrama. Sempat terjadi kegaduhan saat penghuni asrama meminta petugas tak melakukan tindakan represif.

"Baik-baik pak. Kita ini sesama manusia," ujar salah seorang penghuni asrama saat beberapa petugas masuk di sisi kanan asrama. 

Asrama Papua yang terletak di depan RS Dadi berbentuk kotak. Kamar asrama berlantai dua. Sementara di tengah asrama ada ruang kosong seluas lapangan voli. Kegaduhan terjadi saat petugas mencari seorang lainnya. Secara bergantian petugas naik ke lantai dua. 

Beberapa penghuni asrama protes penangkapan rekannya. Mereka memutuskan mendatangi kantor polisi. "Kalau kita tidak difasilitasi mobil kita jalan kaki saja," katanya di kerumunan penghuni asrama yang duduk melantai.

Kapolsek Makassar Kompol Usman dan Kapolsek Mamajang Kompol Daryanto turun langsung dalam penangkapan ini.

Penangkapan itu diduga terkait dugaan makar saat mereka menggelar acara panggung pembebasan yang bertajuk "Papua Darurat Kemanusiaan". Acara itu diisi dengan musik, puisi, orasi, dan teater. Polisi menemukan lambang Papua Merdeka dan beberapa striker.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Wirdanto Hadicaksono yang juga datang di TKP mengatakan, polisi akan mendalami dugaan makar tersebut. Namun untuk sementara tidak ada langkah hukum yang diambil untuk penghuni asrama. Adapun keempat lelaki yang telah diamankan baru akan diperiksa.

"Untuk saat ini kita belum ambil tindakan hukum. Namun terkait dugaan makar kita akan dalami," ungkap Wirdanto.