Minggu, 14 Oktober 2018 03:30 WITA

Kakak Diperkosa, Adik Digerayangi Dua Dukun Cabul 

Editor: Eka Nugraha
Kakak Diperkosa, Adik Digerayangi Dua Dukun Cabul 

RAKYATKU.COM --- Ikky (40) dan Ikos (42) memang licik. Berpura-pura menjadi dukun, keduanya memperkosa NK (18). Setelah itu, giliran adik NK yang dicabuli. 

Kasus ini bermula ketika Ikky yang merupakan otak dari pencabulan mengajak Ikos datang ke rumah korban. Korban diketahui tinggal bersama kakeknya bernama Sipeng.

Di sana keduanya mengatakan korban yang kerap mengalami sakit panas menderita penyakit nonmedis. Keterangan tersangka membuat kakek korban percaya begitu saja.

Selang beberapa hari kemudian, Ikky dan Ikos datang ke rumah korban untuk melakukan persembahyangan.Dua-duanya pun memetakan tempat persembahyangan di dua tempat. 

"Karena sudah tua dan sakit-sakitan, kakek Sipeng tidak bisa ikut sehingga cucunya (korban, red) diajak  oleh  tersangka,” seperti yang dilansir Radar Bali. 

Tersangka lalu meminjam mobil Honda City warna putih  milik  keluarga  korban untuk sembahyang.

“Ternyata mereka tidak ke dua pura itu, malah diajak keliling. Korban diajak ke penginapan di Jalan Pidada, dan dilakukan ritual di sana,” bebernya.

Sampai di sana sekitar pukul 12.00, Ikos langsung  memesan  kamar nomor 4. Mereka kemudian  melakukan  ritual.  

Dalam ritual itu, korban disuruh mengikuti arahan para pelaku yakni melangkah ke sana-sini hingga diarahkan untuk membuka pakaiannya.

Korban dengan lantang menolak ketika disuruh melucuti pakaian. Karena itulah Ikky mengancam  akan membunuh korban menggunakan  pisau.

“Karena ketakutan, mahasiswa ini terpaksa pasrah ketika pakaiannya dibuka oleh Ikky hingga  tak ada sehelai benang terdapat pada tubuh korban,” cetus sumber.

Di sanalah akhirnya terjadi pemerkosaan terhadap korban yang dilakukan secara bergiliran oleh kedua tersangka.

Usai menyetubuhi korban, kedua  tersangka mengajak  korban sembahyang ke Pura Goa  Gong sambil mengajak adik korban.

Dalam perjalanan pulang usai melakukan persembahyangan Ikky kembali  merayu  dan  berpura-pura  mengobati  adik  korban.

“Ya dia menggerayangi  tubuh adik korban. Beruntung, pelaku ditelepon oleh kakek  korban. Tersangka berhenti melanjutkan  perbuatan tersebut dan balik ke rumah sang kakak,” terang sumber.

Setelah mengembalikan mobil, ke dua tersangka pun pamit pulang dan memestikan kepada sang kakek bahwa sejumlah ritual persembahyangan di dua pura Goa Gong dan Jagatnata telah dilakukan.

Aksi bejat para pelaku ini terungkap setelah sang kakek menginterogasi korban. Kasus ini pun terungkap. Kakek korban kemudian melapor ke polisi.Berdasar laporan tersebut, kedua tersangka akhirnya ditangkap.