Sabtu, 13 Oktober 2018 17:12 WITA

Sekjen PBB Menuntut Kebenaran Atas Hilangnya Jamal Khashoggi

Editor: Suriawati
Sekjen PBB Menuntut Kebenaran Atas Hilangnya Jamal Khashoggi
Jamal Khashoggi

RAKYATKU.COM - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menuntut kebenaran atas hilangnya jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi.

"Kita harus memiliki permintaan yang kuat agar kebenaran terungkap," kata Antonio Guterres pada BBC.

Dia mengatakan bahwa dia khawatir orang menghilang tiba-tiba seperti itu akan lebih sering terjadi dan menjadi hal normal.

"Kita perlu tahu persis apa yang telah terjadi dan kita perlu tahu persis siapa yang bertanggung jawab," katanya.

Guterres menambahkan bahwa begitu ada "jawaban yang jelas" tentang apa yang telah terjadi, maka pemerintah harus "menanggapi dengan cara yang tepat".

Bukan hanya Guterres, Presiden AS Donald Trump, yang berusaha membangun hubungan baik dengan Arab Saudi, juga telah berjanji untuk mengungkap kebenaran.

Trump mengatakan kepada wartawan pada hari Jumat bahwa ia akan menghubungi Raja Arab Saudi untuk membahas hilangnya jurnalis berkebangsaan AS itu.

Jalam Khashoggi, seorang kritikus pemerintah Saudi, menghilang pada 2 Oktober setelah mengunjungi konsulat Sausi di Istanbul.

Sumber dari Turki telah mengatakan bahwa Khashoggi dibunuh di Konsulat dan bahwa mereka meiliki rekaman audio dan visual yang membuktikan hal tersebut.

Di lain pihak, Arab Saudi mengatakan bahwa mereka tidak membunuh Khashoggi, dan bahwa tuduhan itu adalah "kebohongan".

Kunci kasus ini terdapat pada jam tangan pintar Khashoggi yang disinkronkan dengan iPhone miliknya. Ponsel itu ia serahkan kepada tunangannya sebelum menghilang.

Menurut laporan media Turki, para penyidik sekarang sedang menyelidiki rekaman suara yang dari jam tangan pintar Khashoggi.