Sabtu, 13 Oktober 2018 16:42 WITA

Badai Salju Menewaskan 9 Pendaki di Himalaya

Editor: Suriawati
Badai Salju Menewaskan 9 Pendaki di Himalaya
Getty Images

RAKYATKU.COM - Sembilan pendaki dikhawatirkan tewas setelah badai salju dahsyat menghancurkan kamp mereka di puncak Himalaya, Nepal.

Polisi mengatakan, sebuah tim ekspedisi yang terdiri dari lima orang Korea Selatan dan empat pemandu Nepal berada di base camp Gunung Gurja ketika badai menghantam.

Helikopter penyelamat di tempat kejadian mengkonfirmasi melihat delapan mayat di reruntuhan kamp. Pendaki kesembilan belum ditemukan.

Namun, tim penyelamat helikopter tidak bisa bertahan karena cuaca buruk. Sekarang, tim penyelamat polisi sedang menuju ke lokasi dengan berjalan kaki, ke lokasi sementara tim helikopter berharap untuk kembali ke kamp pada hari Minggu, jika kondisi cuaca membaik.

"Kami menganggap insiden itu terjadi karena badai salju karena pohon-pohon dan tenda-tenda patah. Bahkan mayat-mayat itu tersebar," kata juru bicara polisi, Sailesh Thapa kepada AFP.

Gunung Gurja duduk di wilayah Annapurna Nepal. Base camp tempat para korban berada di ketinggi 3.500 meter, di gunung setinggi 7.193 meter.

Para pendaki berangkat pada 7 Oktober. Media setempat melaporkan bahwa pendaki Korea Selatan Kim Chang-ho, orang tercepat yang menaklukkan puncak 14 gunung tertinggi di dunia tanpa menggunakan oksigen tambahan, termasuk di antara yang tewas.