Sabtu, 13 Oktober 2018 16:39 WITA

Banyak Dokter PNS Kerja di RS Swasta, Rajab: Pemprov Sulsel Harus Tegas

Editor: Abu Asyraf
Banyak Dokter PNS Kerja di RS Swasta, Rajab: Pemprov Sulsel Harus Tegas
Anggota DPRD Sulsel asal Partai NasDem, M Rajab.

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Wakil Ketua Komisi E DPRD Sulsel, M Rajab mengkritik sejumlah oknum dokter PNS yang bekerja di rumah sakit milik Pemprov Sulsel, namun juga banyak yang bekerja di rumah sakit swasta. 

"Saya mendapatkan banyak keluhan dari masyarakat dan pasien bahwa beberapa oknum dokter PNS seringkali meninggalkan rumah sakit pemerintah untuk memberikan pelayanan di tempat lain. Dokter seperti ini harus disiplinkan agar lebih fokus bekerja di RS milik Pemprov," kata Rajab, Sabtu (13/10/2018).

Padahal, kata Rajab, dokter PNS tersebut semestinya fokus bekerja di rumah sakit milik Pemprov Sulsel. Karena hal tersebut terkait pelayanan kesehatan yang harus maksimal.

"Karena selama ini, kelihatannya, rumah sakit yang dikelola Pemprov Sulsel kalah bersaing dengan rumah sakit swasta. Sementara tenaga dokter rumah sakit pemerintah, juga banyak digunakan di rumah sakit swasta. Kan lucu. Ada hal apa, kenapa bisa begitu?" kata Rajab.

Rajab berkesimpulan, manajemen di rumah sakit milik Pemprov Sulsel tidak berjalan baik. Termasuk juga, karena sistem pelayanan dan fasilitas rumah sakit yang kalah bersaing dengan rumah sakit swasta.

"Jadi menurut saya, pemerintah harus berani melakukan langkah tegas untuk menertibkan dokter PNS yang selama ini ikut bekerja di rumah sakit swasta. Ini saya banyak menerima keluhan soal ini. Langkah tegas bukan berarti melarang kerja di RS swasta, tetap harus menjadikan RS Pemprov Sulsel sebagai skala prioritas," tambah juru bicara DPW Partai NasDem Sulsel ini. 

Lanjut M Rajab, seharusnya, rumah sakit Pemprov Sulsel sebagai icon rumah sakit dalam pelayanan kesehatan yang prima. Ini tanggung jawab ke depan yang harus diperbaiki.

Rajab memberikan dua catatan kepada pemerintah, untuk dilaksanakan terkait hal tersebut. Pertama, Pemprov Sulsel mesti melakukan inventarisasi dokter PNS yang bekerja di rumah sakit swasta.

"Kedua, minta komitmen mereka untuk fokus dalam memberikan pelayanan di rumah sakit provinsi. Pelayanan itu harus ditingkatkan," pungkas Rajab.