Sabtu, 13 Oktober 2018 16:29 WITA

Ternyata Sandi Uno Lebih Sering Tampil karena Strategi, Andi Arief Tak Diberi Tahu?

Editor: Abu Asyraf
Ternyata Sandi Uno Lebih Sering Tampil karena Strategi, Andi Arief Tak Diberi Tahu?
Sandiaga Uno di tengah-tengah simpatisan di Yogyakarta.

RAKYATKU.COM - Wakil Sekjen Partai Demokrat, Andi Arief mengkritik Prabowo Subianto yang jarang turun ke masyarakat. Sandiaga Uno lebih gesit. Ternyata itu bagian dari strategi mereka. 

Hal itu diungkapkan Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno. Mantan ketua umum BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) itu mengaku dirinya belum dikenal luas masyarakat. Makanya, dia harus memanfaatkan kesempatan lebih banyak.

Selama ini, Sandiaga Uno hanya dikenal di kalangan menengah ke atas. Terutama di kalangan pengusaha. Dia baru mulai dikenal saat maju jadi calon wakil gubernur DKI Jakarta hingga terpilih berpasangan dengan Anies Baswedan. Itupun, Sandi hanya setahun menjabat kemudian mundur.

Kepada wartawan di Jalan M Kahfi II, Jakarta Selatan, Sabtu (13/10/2018), Sandi mengaku berbagi dengan Prabowo. Ketua Umum Partai Gerindra itu sudah sangat terkenal. Apalagi, ini kali ketiga bertarung pada Pilpres 2019.

"Mungkin jadwal saya terlihat padat karena saya punya waktu yang sangat singkat. Saya tuh relatif tidak dikenal di masyarakat. Pak Prabowo sudah dikenal masyarakat. Saya turun ke Yogya, orang-orang bilang salam ya untuk Pak Prabowo," jelas Sandi.

Prabowo, lanjutnya, tingkat pengenalannya sangat tinggi. Makanya, Prabowo fokus pada isu-isu strategis. "Memang menjadi bagian daripada rancangan dan strategi dari pemenangan kita," ujar Sandiaga.

Ternyata Sandi Uno Lebih Sering Tampil karena Strategi, Andi Arief Tak Diberi Tahu?

Selain Andi Arief, kritikan juga sempat datang dari koalisi Jokowi-Ma'ruf. Jubir TKN Jokowi-Ma'ruf, Arya Sinulingga menyebut, jika Prabowo tampil gaya seperti sekarang, maka sulit untuk memenangkan Pilpres 2019. Dia menyebut Prabowo cenderung pasif.

Namun, Sandi melihatnya berbeda. "Pak Prabowo itu loving what he does and doing what he loves. Dia menganggap bertemu dengan masyarakat bagian dari pekerjaannya dia, jadi itu yang saya lihat," kata Sandi.