Sabtu, 13 Oktober 2018 15:31 WITA

Seminar Sudirman Said Dilarang, Begini Jawaban UGM

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Seminar Sudirman Said Dilarang, Begini Jawaban UGM
Sudirman Said. Ist

RAKYATKU,COM - Acara seminar yang mengundang eks Menteri ESDM Sudirman Said dan eks Menteri Agraria dan Tata Ruang, Ferry Mursyidan Baldan dibatalkan sepihak oleh pihak Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM). 

Seminar kebangsaan dengan tajuk 'Kepimpinan di Era Milenila' itu merupakan acara yang diselenggarakan BEM Fakultas Pertanian UGM. Namun, beberapa jam sebelum acara dimulai, pihak fakultas melarang acara itu digelar dengan alasan khawatir terjadi kerusuhan.

Mengenai hal tersebut, pihak UGM membantah pencabutan izin pemakaian auditorium sebagai lokasi seminar kebangsaan dengan pembicara 2 eks menteri, Sudirman Said dan Ferry Mursyidan Baldan.

"Tidak pernah ada represi ancaman dari fakultas maupun universitas dan tidak ada tekanan dari pihak manapun, tidak ada (unsur politis). Pencabutan izin murni persoalan administrasi," kata Humas UGM, Iva Aryani.

Iva menjelaskan, prosedur penggunaan ruangan untuk kegiatan seminar memang harus berkoordinasi dari BEM dan fakultas. 

"Pencabutan izin karena penyelenggaranya bukan BEM atau organisasi kemahasiswaan di bawah koordinasi fakultas, penanggung jawab juga bukan civitas akademika, jadi tidak bisa difasilitasi penggunaan tempatnya," jelasnya.

Dalam kasus pencabutan izin seminar Sudirman Said itu, Iva menegaskan panitia bukan di bawah koordinasi BEM atau fakultas.

"Panitianya bukan civitas akademika, hanya ada individu mahasiswa UGM yang ikut terlibat kepanitiaan. Tapi tidak di bawah koordinasi BEM atau fakultas, jadi ini hanya persoalan administrasi," bebernya dilansir Detikcom.

Sekadar diketahui, Sudirman Said sempat menceritakan kronologi kejadian itu. Saat sedang dalam perjalanan menuju UGM, Yogyakarta, Jumat (12/10/2018). Sudirman dihubungi pihak panitia bahwa acara itu dibatalkan karena pihak fakultas tidak memberikan izin peminjaman auditorium.

Sudirman tak keberatan. Namun, dirinya kecewa saat mendengar panitia diancam terkena drop out apabila tetap memaksa menggelar acara itu. Dirinya pun sempat mendengar bahwa dilarangnya acara itu sebab ada kekhawatiran menimbulkan kerusuhan atau chaos.

Meskipun begitu, acara tetap berjalan namun berpindah tempat ke salah satu rumah makan di kawasan Sleman, Yogyakarta. Sudirman mengapresiasi atas gigihnya para mahasiswa yang ingin seminar itu tetap berlangsung.