Sabtu, 13 Oktober 2018 14:53 WITA

Diundang Jadi Pembicara Mahasiswa, Sandi Malah Jadi Pendengar

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Diundang Jadi Pembicara Mahasiswa, Sandi Malah Jadi Pendengar
Sandiaga Uno. Ist

RAKYATKU.COM - Cawapres Sandiaga Uno dijadwalkan menjadi pembicara pada acara dialog dengan tema 'Peran Wirausaha Muda' di asrama mahasiswa Riau di Jakarta, Sabtu (13/10/2018). Namun, Sandiaga tidak bisa berbicara dalam acara itu.

Sandiaga awalnya tidak mengetahui apabila dialog tersebut dilangsungkan dalam lingkungan Asrama Mahasiswa Riau Jakarta yang ternyata masih dikelola Pemprov DKI Jakarta.

Seperti diketahui, sebagai cawapres, Sandiaga dilarang berkampanye di lingkungan pendidikan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan dalam Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

"Kita ada misskom ternyata asrama ini kan milik pemda (DKI Jakarta) karena beliau sudah terikat aturan kampanye, beliau nggak berbicara di sini," kata Mentor Start Up Nasional, Miftah N. Sabri.

Untuk itu, untuk meminimalisir dampak yang tidak diinginkan, Sandiaga memilih untuk menjadi pendengar cerita-cerita narasumber dan mahasiswa-mahasiswa yang sudah hadir.

"Takut ada yang salah, jadi bang Sandi cuma hadir saja di sini. Dia takut melanggar prinsip etika," bebernya, dikutib Suara.

Sekadar diketahui, larangan berkampanye di tempat pendidikan sudah tercantum ke dalam Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

Pasal 280 ayat 1 huruf h mengatur larangan kampanye dengan menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah, dan tempat pendidikan.