Jumat, 12 Oktober 2018 23:27 WITA

Dendang Melayu Kabupaten Tanjung Jabung Timur Goyang Panggung Folks F8

Editor: Nur Hidayat Said
Dendang Melayu Kabupaten Tanjung Jabung Timur Goyang Panggung Folks F8

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Sentuhan dendang dan joget Melayu, ramaikan panggung Folks di perhelatan Makassar Internasional Eight Festival and Forum (F8) 2018, Jumat (12/10/2018).

Alunan musik rebana dan gendang, serta suara biola yang mendayu syahdu, sontak membuat pengunjung yang sejak tadi memadati Anjungan Toraja Mandar asyik bergoyang.

Wajar saja, karena yang sedang unjuk kebolehan saat itu adalah Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Salah satu daerah di Provinsi Jambi, yang terkenal dengan budaya Melayu yang masih kental.

Di panggung Folks, Kabupaten Tanjung Jabung Timur menampilkan tiga penampilan, yakni Tari 1.000 Lilin, lagu berjudul Gadis Tanjung, dan lagu Pantun Budaya.

"Tari 1.000 Lilin berasal dari Tari Bunga Inai, yang ditarikan pada malam hari berlabuh (pengantin)," kata Herman salah satu seniman Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Herman menuturkan, tarian tersebut bersifat sangat sakral dan bertujuan untuk mempersatukan keluarga besar kedua mempelai.

Sedangkan lagu Gadis Tanjung, menceritakan tentang keelokan gadis-gadis yang ada di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. "Kalau lagu Pantun Budaya itu tentang pembangunan yang ada di kabupaten kami," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Amiruddin,  mengungkapkan rasa senangnya atas apresiasi dari pengungjung F8 dan seluruh masyarakat Kota Makassar.

"Jarak tempuh dari Kabupaten Tanjung Jabung Timur ke sini cukup jauh. Tapi setelah sampai di Kota Makassar yang begitu indah, rasanya sudah terbayarkan semuanya. Apalagi dengan penyambutan yang begitu ramah dari tuan rumah," ungkapnya.

Amiruddin mengatakan, penyelenggaraan F8 begitu luar biasa, dapat menginspirasi, dan menjadi contoh bagi Kabupaten Tanjung Jabung Timur.