Jumat, 12 Oktober 2018 23:21 WITA

Bupati Gowa Tinjau Langsung Pembangunan RSUD Syekh Yusuf

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Nur Hidayat Said
Bupati Gowa Tinjau Langsung Pembangunan RSUD Syekh Yusuf
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, melakukan peninjauan langsung lokasi pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf, di Jalan Wahidin Sudiro Husodo, Jumat (12/10/2018).

RAKYATKU.COM, GOWA - Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, melakukan peninjauan langsung lokasi pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf, di Jalan Wahidin Sudiro Husodo, Jumat (12/10/2018).

Sesampainya di lokasi, Adnan yang didampingi Direktur RSUD Syekh Yusuf, Dr Salahuddin berkeliling melihat bangunan yang telah jadi dan menyampaikan kalau pembangunan gedung tersebut baru dimaksimalkan sampai lima lantai. Tahun depan ditargetkan dua lantai yang tersisa juga akan rampung.

"Total dana yang sudah digunakan Rp39 miliar yang semuanya berasal dari APBN. Untuk tahun depan kita masih membutuhkan anggaran sebesar Rp50 Miliar, Rp20 miliar digunakan untuk penyelesaian lantai 6 dan lantai 7, sedangkan Rp30 miliar lainnya untuk melengkapi sarana dan prasarana lainnya," jelas Adnan.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Gowa menjelaskan, saat ini pembangunan memasuki tahun kedua. RSUD yang dibangun hingga lantai 7, masing-masing lantai 1 akan diperuntukkan untuk UGD dan IGD, laboratorium, dan apotek. Lantai 2 untuk seluruh poli yang ada, sedangkan lantai 3 dan 4 untuk pasien rawat inap kelas 3 dengan kapasitas 200 tempat tidur.

Lantai 5, lanjutnya Adnan akan digunakan untuk pasien  kelas 1 dan kelas 2 serta VIP, lantai 6 khusus untuk perawatan anak, dan lantai 7 untuk perkantoran. Bangunan yang ada di bagian depan pun nantinya akan dihancurkan, untuk dijadikan area parkiran.

Bupati Gowa Tinjau Langsung Pembangunan RSUD Syekh Yusuf

"Jadi dengan selesainya RSUD ini, maka akan ada penambahan 200 tempat tidur, sehingga total tempat tidur yang tersedia mencapai 400 tempat tidur. Kita berharap tidak ada alasan pasien dirujuk karena kurangnya tempat tidur," kata bupati termuda di KTI ini.

Sementara, Humas RSUD Syekh Yusuf, Taslim, mengungkapkan saat ini RSUD Syekh Yusuf diperkuat 398 tenaga perawat dan bidan. Selain itu 30 dokter spesialis, dokter umum 11 orang dan dokter gigi 5 orang.

"Dengan selesainya RSUD Syekh Yusuf yang mengalami penambahan ruang inap ini, maka pasti kita akan membutuhkan tambahan tenaga medis. Karena kapasitas tempat tidur juga bertambah. Ini yang masih kita bicarakan berapa kebutuhan pasti penambahan tenaga medisnya,"ujar Taslim.