Jumat, 12 Oktober 2018 21:18 WITA

"Papa," Balita Ini Lari Hendak Memeluk, Tapi Pria Itu Justru Remukkan Tulangnya

Editor: Aswad Syam
Dylan Tiffin-Brown

RAKYATKU.COM, NORTHAMPTON - Jumat, 15 Desember 2017. Raphael Kennedy sedang istirahat. Dia tersentak bangun saat merasa ada sesuatu di kakinya.

Dia bangun, ternyata Dylan Tiffin-Brown, bocah dua tahun tertidur di kakinya. Pria 37 tahun itu, mengambil ponsel, lalu merekam bocah itu.

"Hei...bangun!!!", Dylan tersentak bangun. Dia tampak kaget. Namun tersenyum saat melihat Kennedy. "Papa", dia hendak memeluk. Namun pukulan dan tendangan bertubi-tubi dari Kennedy, dilayangkan ke tubuh mungilnya.

Tubuh bocah itu remuk. Dua jam Dylan terbaring kaku. Baru Kennedy menelepon layanan darurat.

Saat petugas medis tiba pada pukul 12 malam, Dylan sudah sekarat. Setengah jam tiba di rumah sakit, dia pun dinyatakan meninggal.

Kennedy yang merupakan pengedar obat bius, menyangkal sebagai pembunuh. Dia menyebut, Dylan baru saja kecelakaan mobil.

Sebuah post mortem mengungkapkan, patah tulang rusuk Dylan dan kerusakan hati yang ditimbulkan hingga dua jam sebelum kematiannya.

Pengadilan Northampton Crown Court mendengar dari para ahli, yang mengatakan dua atau lebih patah tulang rusuk Dylan tidak dapat dijelaskan dengan kecelakaan.

Konsultan dokter anak Dr Roger Malcomson mengatakan, tingginya jumlah cedera lebih sering terlihat pada 'baik jatuh dari ketinggian yang signifikan, kecelakaan lalu lintas jalan atau pelecehan.'

"Semakin banyak fraktur, ada kemungkinan besar itu adalah penganiayaan," katanya.

Pengadilan mendengar sebelumnya, bagaimana anak itu ditemukan dengan jejak kokain dalam sistemnya.

Ratusan poundsterling, ganja, dan heroin disita dari rumah Kennedy oleh polisi, serta bungkus plastik, mikrosfer, dan ponsel yang dicurigai sebagai 'pembakar' untuk menangani narkoba.

Juri juga diperlihatkan dua video klip Dylan yang diunduh dari telepon Kennedy oleh polisi.

Ibu Dylan, Tayla Tiffin (18), juga mengatakan kepada pengadilan, bahwa putranya akan selalu menangis setelah tinggal bersama ayahnya, dan bahwa dia 'memeluknya' ketika dia pulang ke rumah.

Kennedy kata Tayla, baru dua bulan tahu kalau Dylan adalah putranya.

Kennedy, yang menyangkal pembunuhan, diperkirakan akan mengambil sikap hari ini.

Persidangan berlanjut.