Jumat, 12 Oktober 2018 16:08 WITA

Korban Gempa dan Tsunami Sulteng Dapat Santunan BPJS, Begini Mekanismenya

Penulis: Nurhikmah
Editor: Abu Asyraf
Korban Gempa dan Tsunami Sulteng Dapat Santunan BPJS, Begini Mekanismenya
ILUSTRASI

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-TK) mulai menyalurkan santunan kepada peserta yang menjadi korban gempa dan tsunami.

Salah satunya kepada David Lecky. Staf engineering ini sedang bertugas di lantai tujuh Hotel Roa Roa, saat gempa dan tsunami menerjang Palu dan sekitarnya. Hingga saat ini, dia menjalani perawatan atas luka-luka yang dia derita.

Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, Krishna Syarif sempat menjenguk langsung David Lecky. Musibah yang menimpa David masuk dalam lingkup kecelakaan kerja. Dia berhak mendapatkan pengobatan tanpa batasan biaya sesuai dengan indikasi medis. 

Dalam kesempatan itu, Krishna juga menyerahkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BPJS Ketenagakerjaan berupa kebutuhan pokok untuk kebutuhan hidup sehari-hari David dan keluarganya. 

Berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Palu. hingga 30 September 2018, tenaga kerja aktif di Kota Palu sebanyak 31.547 orang, Kabupaten Donggala 4.146 orang, dan Kabupaten Parigi 5.470 tenaga kerja. 

"Kami terus melakukan pendataan dengan mengunjungi langsung ke perusahaan dan mengimbau kepada para peserta dan perusahaan yang terkena dampak akibat gempa dan tsunami Palu, Donggala, dan Sigi, agar segera melaporkan diri," kata Krishna.

Peserta yang menjadi korban dapat melapor ke kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palu atau menghubungi nomor (0451) 481212.  

"Termasuk peserta yang sudah kembali ke kampung halaman agar mendapatkan layanan di kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan yang terdekat dengan domisilinya," tutup Krishna.