Jumat, 12 Oktober 2018 15:08 WITA

"Rumah Sakit Ini Sakit, Ada yang Perlu Diamputasi," Bupati Jeneponto Murka

Editor: Aswad Syam
Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar

RAKYATKU.COM, JENEPONTO -- Bupati Jeneponto melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Lanto Dg Pasewang, Jl Ishak Iskandar, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto.

Di situ dia melihat pelayanan rumah sakit sangat amburadul. "Ini banyaknya keluhan dari masyarakat, sehingga kami lakukan sidak di RSUD Lanto Dg pasewang, untuk memastikan apa betul yang di keluhkan masyarakat itu," jelas Iksan usai pelepasan bantuan ke Palu dan Donggala, Kamis (11/10/2018). 

Iksan juga mengungkapkan, kekesalannya di halaman kantor Satpol PP Jeneponto.

Ia mengaku marah besar saat melakukan sidak di RSUD tersebut.

"Iya, saya sudah banyak mendengar, pelayanan di rumah sakit tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan dan menyempatkan waktu untuk melakukan sidak di sana," sebutnya. 

Iksan pun sempat marah besar, saat melihat langsung kondisi pelayanan dan manajemen rumah sakit, yang tidak sesuai dengan harapan. 

"Kita mau pelayanan prima, bukan pelayanan amburadul. Kalau ada orang yang bisa disanksi lansung, saya kasih sanksi langsung, marah betul saya di sana. Jadi apa yang dikeluhkan warga selama ini terkait buruknya layanan rumah sakit, benar adanya," ucapnya. 

Selanjutnya kata Iksan, ini belum tuntas karena lebih banyak marah dan minta waktu untuk menuntaskan kinerja pegawai rumah sakit. 

Termasuk dengan ketersediaan obat di sana kurang, oksigen dan lain sebagainya. Dia bilang, mungkin manajemen yang tidak bagus.

Ia menduga, itu persoalan manajemen yang kurang bagus. Juga evaluasi dan perencanaan tidak berjalan seperti yang diharapkan.

"Rumah sakit ini akan betul-betul dibenahi. Apanya yang sakit rumah sakit ini, lalu kita kasi obatnya dan kalau ada orang yang perlu diamputasi kita amputasi," pungkasnya. 

Direktur RSUD Iswan, tak ingin berkomentar banyak. Menurutnya, kunjung Bupati Jeneponto itu hanya kunjungan biasa.

"Itu bukan sidak, hanya silaturahmi biasa saja," kata Iswan, Jumat (12/10/2018).