Jumat, 12 Oktober 2018 14:45 WITA

"Tidak Mungkin Kemenangan Mengejar Orang Malas", Andi Arief Kembali Serang Prabowo

Editor: Abu Asyraf
Andi Arief dan Prabowo beberapa waktu lalu.

RAKYATKU.COM - Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief kembali berulah. Kali ini, dia mengkritik gaya kampanye calon presiden Prabowo Subianto. Dia menyebut mantan Danjen Kopassus itu tidak serius melakukan sosialisasi.

"Kalau dilihat cara berkempanyenya sebetulnya yang mau jadi presiden itu Sandiaga Uno atau Pak Prabowo ya? Saya menangkap kesan Pak Prabowo agak kurang serius ini mau jadi presiden," kicau Andi Arief di akun Twitter, Jumat (12/10/2018).

Selama ini, Sandi Uno memang jauh lebih gencar melakukan sosialisasi. Hampir setiap hari mantan ketum BP Hipmi itu berkeliling. Menghadiri berbagai acara. Hari ini, Sandi bertemu Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Sementara Prabowo Subianto tak jarang turun ke masyarakat. Namun, pekan lalu, Prabowo sempat menemui Mbah Maimoen. Prabowo juga sempat mengunjungi markas LDII di Pondok Gede Jakarta. 

"Kalau Pak Prabowo agak males-malesan, kan gak mungkin partai pendukungnya super aktif," tambah Andi.

Andi mengatakan. enam bulan waktu kampanye adalah waktu yang terlalu pendek dalam politik. Makanya, dia meminta Prabowo keluar dari sarangnya di Kertanegara Jakarta.

"Pak Prabowo harus keluar dari sarang kertanegara, kunjungi rakyat, sapa, peluk cium dan sampaikan apa yang akan dilakukan kalau menang di tengah ekonomi yg sulit ini. Sekian kritik saya," pungkas Andi.

Sebelum penetapan Prabowo-Sandiaga, Andi pernah melontarkan kritikan keras terhadap Prabowo. Saat itu, Andi menyebut Prabowo sebagai jenderal kardus, karena dinilai telah menggadaikan prinsipnya demi sebuah uang.