Jumat, 12 Oktober 2018 14:36 WITA

Bayi yang Dibuang di Tempat Sampah Terkena Hipotermia

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Bayi yang Dibuang di Tempat Sampah Terkena Hipotermia
Bayi malang saat dirawat di ruang NICU RSUD Andi Makkasau, Jumat (12/10/2018).

RAKYATKU.COM, PAREPARE - Bayi malang yang ditemukan di Jalan Kelapa Gading, Kelurahan Bumi Harapan, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, Jumat(12/10/2018) pagi, harus menjalani perawatan intensif di ruang NICU RSUD Andi Makkasau.

Nurliati, Kepala Ruanan NICU RSUD Andi Makkasau menjelaskan, bayi laki-laki yang belum diberi nama ini lahir premature.

“Bayinya lahir 7 bulan dengan berat bada 1.099 gram, dan panjang kurang lebih 30 centimeter, olehnya itu harus menjalani perawatan khusus dalam incubator,”  kata Nurliati.

Menurutnya, bayi malang tersebut mengalami hipotermia atau kedinginan sehingga pihaknya melakukan langkah khusus lainnya. “Kita bungkus dengan plastik, sudah kita berikan obat dan infus,” bebernya.

Diberitakan sebelumnya, warga Jalan Kelapa Gading, Kelurahan Bumi Harapan, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare dihebohkan dengan penemuan sesosok bayi yang dibuang di tempat sampah.

Bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh Sri Astuti, seorang pemulung yang hendak mencari barang-barang bekas seperti dos dan botol plastik.

"Pada saat mengais sampah, saksi kaget ternyata dalam dos air mineral ada bayi di dalamnya," Kasat Reskrim Polres Parepare, AKP Abdul Haris Nicolaus.