Jumat, 12 Oktober 2018 11:13 WITA

Caleg Eks Koruptor di Sulsel Bertambah Jadi Enam Orang

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Caleg Eks Koruptor di Sulsel Bertambah Jadi Enam Orang
Ilustrasi.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Calon legislatif (caleg) yang berstatus mantan narapidana korupsi di Sulsel bertambah sebanyak 3 orang. Ketiganya berasal dari tiga daerah berbeda di Sulsel.

Hal tersebut terjadi setelah Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel menerima gugatan ketiganya dalam putusan sidang sengketa yang dibacakan pada Kamis (11/10/2018) kemarin.

Ketiga caleg eks koruptor yang diloloskan kembali oleh Bawaslu, masing-masing Caleg DPRD Provinsi Sulsel dari Partai Berkarya, Muhlis Matu (Dapil Sulsel 3), Caleg DPRD Luwu Utara dari Partai Demokrat, Ridwan Khalid, serta Caleg DPRD Kabupaten Pinrang dari Partai Hanura, Andi Wahyudi Etong.

Komisoner Bawaslu Sulsel, Asradi mengatakan, dengan dikabulkannya gugatan ketiga caleg eks koruptor ini, maka Komisi Pemilihan Umum (KPU) wajib untuk mengakomodir mereka kembali dalam Daftar Calon Tetap (DCT) Pileg 2019 mendatang.

"Bawaslu berpatokan pada putusan Mahkamah Agung (MA) dimana seorang warga negara yang telah dipidana kasus korupsi bisa menjadi caleg," kata Asradi, Kamis malam (11/10/2018).

Dengan bertambahnya tiga orang caleg eks koruptor ini, maka di Sulsel saat ini tercatat enam orang mantan narapidana korupsi yang maju bertarung dalam kontestasi Pemilu 2019.

Selain tiga orang ini, sebelum penetapan DCT, telah ada tiga orang lainnya yang juga diloloskan. Mereka adalah Andi Muttamar Mattotorang (Partai Berkarya/Bulukumba), JK Tondok MM (PKPI/Toraja Utara), serta Ramadan Umasangaji (Perindo/Parepare).