Jumat, 12 Oktober 2018 10:48 WITA

Peserta BPJS Ketenagakerjaan Korban Bencana Sulteng Diimbau Melapor

Penulis: Nurhikmah
Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Peserta BPJS Ketenagakerjaan Korban Bencana Sulteng Diimbau Melapor
Krishna Syarif.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)  Ketenagakerjaan menyakini banyak pesertanya yang ikut terdampak bencana gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulteng. 

Sayangnya, hingga saat ini data yang terhimpun masih simpang siur mengingat besarnya bencana yang terjadi, sehingga banyak masyarakat yang kehilangan dokumen penting termasuk berkas-berkas penunjang pengajuan klaim BPJS Ketenagakerjaan.

"Tapi kami pasti akan memberikan kemudahan-kemudahan termasuk pengecualian berkas-berkas apa bila dirasa tidak mungkin menemukan berkas tersebut, seperti KK dan sebagainya," kata Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, Krishna Syarif usai meninjau langsung lokasi bencana, Kamis (11/10/2018) malam tadi. 

Krishna mengatakan, pihaknya berharap agar masyarakat peserta layanan BPJsS ketenagakerjaan segera melapor apabila terdampak gempa seperti luka-luka yang membutuhkan perawatan. 

"Untuk korban meninggal kami mengharapkan informasi dari keluarga atau HRD masing-masing perusahaan. Jadi kami menunggu selama sebulan ini untuk pengimpuhan data-data peserta terdampak. Kantor cabang kami di palu tetap buka selama jam kerja," bebernya.

Menurut Krishna, bagi peserta terdampak yang sudah mengungsi ke daerah-daerah lain tidak perlu khawatir, sebab khusus untuk peserta BPJS Ketenagakerjaan dapat mengajukan proses klaim di seluruh kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan di Indonesia.

"Karena kami lihat sudah banyak yang mengungsi, misalnya yang mengungsi ke Makassar, boleh melapornya ke Kantor cabang Makassar. Begitupun di kota-kota lain," bebernya.

Sebagai data awal, total peserta BPJS Ketenagakerjaan yang aktif di Palu sekitar 35 ribu, Sigi 5 ribuan orang, dan Donggala 4 ribuan orang.