Kamis, 11 Oktober 2018 19:55 WITA

Ada Kebun Binatang di F8, Isinya Tedong Bonga Hingga "Kanguru" Kecil

Penulis: Sutrisno Zulkifli - Arfa Ramlan
Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Ada Kebun Binatang di F8, Isinya Tedong Bonga Hingga

RAKYATKU.COM, MAKASSAR -- Pagelaran Makassar International Eight Festival and Forum (F8) 2018, menghadirkan pesona tersendiri. Utamanya, kehadiran kebun binatang buatan (Floating Zoo) di atas laut Pantai Losari.

Kebun binatang itu ada di atas kapal ponton berukuran 16×53 meter dengan berat 540 ton. "Ini sebagai wujud menangkap aspirasi masyarakat, yang menginginkan zoo di atas laut. Karena kan Makassar tidak punya kebun binatang," kata Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar, Rahman Bando, saat ditemui di depan Floating Zoo, Anjungan Pantai Losari, pada Kamis (11/10/2018) sore.

Menurutnya, ada 30 komunitas hewan yang digandeng, untuk berpartisipasi dalam acara F8 ini. Seluruh komunitas tersebut, membawa hewan-hewan peliharaannya untuk ditunjukkan kepada para pengunjung.

"Sebetulnya ada 300 komunitas fauna di Makassar, tapi cuma 30 yang diikutkan karena keterbatasan ruang kita," ucapnya.

Ia menjelaskan, ada sekitar 30 hewan yang terdiri 11 jenis fauna, yaitu iguana, ular, kura-kura darat, landak mini, burung parkit, merpati hias, ayam kate, ayam srama, musang, bunglon dan sugar glider (sejenis kanguru tapi ukuran kecil).

Ada Kebun Binatang di F8, Isinya Tedong Bonga Hingga

Selain itu, di tempat lainnya, tidak jauh dari Floating Zoo, ada juga Tedong Bonga (Kerbau Belang). Tedong yang diberi nama Sadoko itu bernilai Rp 600 juta.

Menurut Rahman, Tedong Bonga yang merupakan khas etnis Toraja, bukan dihadirkan dari tanah asalnya. "Itu miliknya Pemerintah Provinsi (Sulsel) yang dipinjamkan ke kita," ungkap Rahman.

Lebih lanjut dipaparkan, dihadirkannya Tedong Bonga, untuk dipertunjukkan kepada para pengunjung, khususnya di luar Sulsel. Pasalnya, Tedong Bonga disebut sebagai hewan khas yang merupakan kebanggaan Sulsel, yang bisa bernilai hingga miliaran rupiah.