Kamis, 11 Oktober 2018 19:41 WITA

Likuifaksi Berpotensi Terjadi Kawasan Reklamasi, Ini Kata Danny

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Likuifaksi Berpotensi Terjadi Kawasan Reklamasi, Ini Kata Danny
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR -- Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto menegaskan, reklamasi di Makassar, sangat kecil potensinya untuk terjadi Likuifaksi.

Menurut Danny, likuifaksi terjadi dikarenakan goyangan lantaran adanya epicentrum dan patahan. "Di sini (Makassar) tidak ada patahan. Tanya BMKG, ada patahan di sini tidak?," kata  Danny, Kamis (11/10/2018).

Kalau gara-gara reklamasi, Danny menyebut, mestinya Arab Saudi, Dubai, Hongkong, Singapura yang akan terkena dampak Likuifaksi lebih dahulu. Karena, daerah-daerah tersebut dikenal dengan reklamasi besar-besaran. 

"Jadi, itu pemikiran-pemikiran menyesatkan (kalau gara-gara reklamasi Makassar akan berpotensi Likuifaksi)," tegas Danny.

Sekadar diktehaui, di Sulsel, tanah hasil reklamasi ada di kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Jalan Metro Tanjung Bunga. 

Sebelumnya, staf Pusat Gempa dari BMKG Regional IV Makassar, Muhammad Imran, menilai, potensi terjadinya likuifaksi di Sulsel akibat sesar Walanae memungkinkan bisa saja terjadi. Karena, fenomena likuifaksi terjadi di daerah yang tanahnya lembek, daerah rawa dan reklamasi yang dijadikan perumahan. 

"Kalau di Sulsel, masalah likuifaksi masih harus dipetakan karena potensinya terjadi tetap ada. Karena daerah yang terjadi likuifaksi yaitu daerah rawa dan kawasan reklamasi (Makassar). Maka daerah rawa harusnya tidak boleh dijadikan pemukiman," ungkap Imran.