Kamis, 11 Oktober 2018 19:17 WITA

"Pak...Saya Ditusuk," Pria Tinggi Itu Tewas Bersimbah Darah

Editor: Aswad Syam
Ilustrasi. Sumber: Detik.

RAKYATKU.COM, SUKABUMI - Kamis (11/10/2018) siang. Wawan Gunawan (47), baru saja usai salat zuhur bersama seorang warga lainnya, ketika dia lewat gang Jalan Raya Cibadak, Kampung Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat.

Dia melihat dua orang sedang bertikai. Satu berbadan tinggi, yang lainnya kecil. Pria tinggi itu memiting tubuh pria kecil. Mereka terus beradu mulut dengan bahasa Sunda.

Yang badan tinggi bilang, 'maneh ulah sok ngera-ngerakeun urang (kamu jangan mempermalukan saya). Orang badan kecil jawab, 'sok we bereskeun didieu (ya sudah selesaikan di sini). 

Perdebatan itu sayup-sayup terdengar di telinga Wawan, yang berjalan menjauh. Dia tidak mau terlibat dalam pertengkaran keduanya. Sampai kemudian pria yang tinggi berteriak, "Pak...saya ditusuk."

Wawan kemudian balik. Dia melihat pria kecil itu berlari. Wawan mengejarnya, namun pria kecil itu menghilang.

Pria tinggi yang belakangan diketahui bernama Enang (43), tewas. Warga Kampung Bunut, RT 002 RW 007, Desa Bangbayang, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur itu, tewas bersimbah darah.

"Saya enggak kenal mereka, saat itu saya langsung menghubungi pihak kepolisian. Pelaku yang menusuk itu pakai kaus hijau garis-garis, tas selempang kaneron (anyaman bambu)," ucap Wawan sebagaimana dilansir Detik.