Kamis, 11 Oktober 2018 17:53 WITA

Calon Istri Jurnalis Arab Saudi yang Hilang Misterius: Saya Yakin Jamal Masih Hidup

Editor: Mulyadi Abdillah
Calon Istri Jurnalis Arab Saudi yang Hilang Misterius: Saya Yakin Jamal Masih Hidup
Para demonstran menggelar aksi protes menuntut di luar Kedutaan Besar Arab Saudi di Washington DC, 10 Oktober 2018. Mereka menuntut keadilan untuk wartawan Saudi, Jamal Khashoggi, yang hilang setelah masuk ke Konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki. Sumber Foto: VOA Indonesia

RAKYATKU.COM - Calon istri jurnalis Jamal Khashoggi, Hatice Cengiz telah memohon kepada Presiden AS Donald Trump dan ibu negara Melania Trump untuk "membantu menjelaskan" tentang keberadaan Jamal Khashoggi yang hilang misterius.

Permintaan itu disampaikan Hatice Cengiz dalam sebuah tulisan yang dimuat surat kabar The Washington Post pada hari Selasa lalu.

Jamal Khashoggi adalah kritikus terkemuka dari Riyadh. Ia terakhir terlihat seminggu yang lalu memasuki konsulat Arab Saudi di Istanbul untuk mendapatkan dokumen untuk pernikahannya yang akan datang.

Dalam tulisannya, Cengiz mengatakan, Khashoggi pertama kali mengunjungi konsulat Arab Saudi di Istanbul pada 28 September "meski agak khawatir dia berada dalam bahaya". Tapi dia tetap masuk "karena dia tidak percaya bahwa sesuatu yang buruk bisa terjadi di Turki".

"Ini akan menjadi pelanggaran hukum internasional bila menyakiti, menangkap atau menahan orang-orang di sebuah misi diplomatik. Tidak ada hal seperti itu yang pernah terjadi dalam sejarah Turki," tulis Cengiz.

"Pada saat ini, saya memohon kepada Presiden Trump dan Melania Trump untuk membantu menjelaskan hilangnya Jamal," tulis Cengiz.

"Saya juga mendesak Arab Saudi, terutama Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman, untuk menunjukkan tingkat sensitivitas yang sama dan membuka rekaman CCTV dari konsulat."

Calon Istri Jurnalis Arab Saudi yang Hilang Misterius: Saya Yakin Jamal Masih Hidup

Dia menambahkan: "Meskipun insiden ini berpotensi memicu krisis politik antara kedua negara, mari kita tidak melupakan aspek manusia dari apa yang terjadi."

Cengiz menulis bahwa dia juga berusaha menjadi warga negara AS. 

"Meskipun harapan saya perlahan menghilang setiap harinya, saya tetap yakin bahwa Jamal masih hidup," tulisnya.

"Mungkin aku hanya berusaha bersembunyi dari pikiran bahwa aku telah kehilangan seorang pria hebat yang cintanya telah aku dapatkan," tandasnya.

Pemerintah Turki enggan tinggal diam. Pihaknya sedang mempersiapkan untuk mencari konsulat sebagai bagian dari penyelidikan atas hilangnya Khashoggi.

Gambar rekaman CCTV yang diperoleh oleh surat kabar Turki Hurriyet juga muncul pada hari Selasa yang menunjukkan Khashoggi berjalan ke konsulat di lingkungan elit Levent ke-4 di Istanbul.

Polisi Turki sebelumnya mengatakan, tim dari 15 warga Saudi dikirim ke Istanbul dan berada di gedung pada saat yang sama dengan Khashoggi. Para pejabat keamanan Turki sedang bekerja untuk mengidentifikasi 15 orang. 

TRT World melaporkan, para pejabat Turki percaya bahwa Saudi mungkin telah mengambil rekaman CCTV konsulat.