Kamis, 11 Oktober 2018 16:40 WITA

Bikin Haru, Pemilik Toko Ini Tinggalkan Pesan untuk Pengemis

Editor: Aswad Syam
Bikin Haru, Pemilik Toko Ini Tinggalkan Pesan untuk Pengemis
Catatan yang ditinggalkan Shad Saleem di kaca tokonya.

RAKYATKU.COM, INGGRIS - Shad Saleem sedang melihat-lihat rekaman CCTV-nya sore itu. Tiba-tiba, dia melihat sosok bayangan di luar tokonya. 

Ketika dia melihat lebih dekat, seorang pria sedang mengorek-ngorek sisa-sisa makanan di dalam keranjang sampah. 

Shad, yang mengelola Gino's Fish Inn, prihatin tentang kesejahteraan orang yang telah terdorong ke masa-masa sulit seperti itu. 

Karena tidak tahu cara menghubunginya, si pengusaha meninggalkan pesan di pintu toko, mengundang siapa pun yang didorong untuk membongkar sampah agar bisa makan. 

"Wahai manusia yang baik. Jika Anda adalah orang yang melewati tempat sampah kami untuk makanan Anda berikutnya, maka bagaimana jika Anda masuk dan saya akan memberi Anda sebotol air dan sedikit makanan ringan gratis, Anda lebih berharga daripada makan dari tempat sampah. Kami mungkin juga bisa mengarahkan Anda ke fasilitas di kota yang mungkin membantu Anda," tulisnya. 

Teman Shad, Dang Vuong, melihat catatan itu ketika dia mengunjungi tempat itu. Dia memuji sahabatnya untuk gerakan yang bijaksana. 

"Shad berkata dia telah melihat seseorang di kamera keamanan, dan dia berpikir jika orang itu berjalan melewati lagi semoga dia dapat membantunya," ujar Dang.

"Melihat sesuatu seperti itu membuktikan betapa banyak kemiskinan masih terjadi, cukup mengejutkan. Saya pikir orang lupa berapa banyak kemiskinan yang ada, sekarang lebih dari sebelumnya," tambahnya.

"Shad selalu seperti itu. Jadi tidak mengejutkanku kalau dia ingin membantu. Ada banyak orang di Blyth yang melakukan hal semacam itu, itu adalah komunitas nyata dari orang-orang yang benar-benar berusaha untuk menempel satu sama lain," jelasnya.

Dang berbagi gambar di Facebook, di mana ribuan orang menyukai respons bijaksana Shad. Satu orang menulis: "Keyakinan dalam kemanusiaan dipulihkan."

Yang lain berkata: "Pergi saja untuk menunjukkan masih ada beberapa orang yang baik hati di dunia."

Dang menambahkan: "Saya hanya ingin membagikannya. Dan jika orang-orang melihatnya, maka di lain waktu mereka melihat seseorang yang membutuhkan bantuan, mereka mungkin pergi dan bertanya apa yang dapat mereka lakukan."

"Saya pikir kadang-kadang orang takut untuk meminta bantuan, jadi hanya menjangkau, berbicara kepada mereka, mengarahkan mereka ke arah tempat di mana mereka bisa mendapatkan bantuan, benar-benar penting," pungkasnya.