Kamis, 11 Oktober 2018 16:03 WITA

"Puihhh!!!", Wanita Ini Memuntahkan Potongan Telinga Temannya yang Dia Gigit

Editor: Aswad Syam
Jenna Edwards dan Victoria Burgess saat masih akur.

RAKYATKU.COM, SOUTH WALES - Victoria Burgess (27), dan Jenna Edwards (27), sejatinya adalah teman yang akrab. Hingga keduanya terlibat pertengkaran di sebuah rumah kebab, di Newport, South Wales. Pemicunya masalah uang. Seorang di antaranya dituduh mencuri uang yang lainnya.

Awalnya, mereka hanya bersitegang leher. Namun berubah menjadi adu jotos. Saling cakar, saling jambak. Hingga kemudian, Jenna terjatuh di lantai. 

Sebuah rekaman CCTV menunjukkan, Burgess, seorang pekerja akun, terus memukuli Jenna yang jatuh ke lantai. Dia kemudian duduk di atasnya, lalu menggigit telinganya. 

Jenna terdengar berteriak kesakitan, "Victoria turun". Burgess kemudian menggigit telinga Jenna. Darah terlihat mengucur dari telinga yang tak utuh itu.
 
Pun dari mulut Burgess. Sambil meludah, Burgess memuntahkan potongan telinga Jenna. Burgess memungut potongan telinganya, namun melemparkannya kembali karena ngeri.

Namun seseorang memungut dan menaruhnya di lemari pendingin. Dia pun dibawa ke rumah sakit, dan seorang dokter bedah, menyambung kembali potongan telinga itu dengan induknya lewat jahitan.

Jaksa Bethan Evans mengatakan, pasangan itu berdebat sebelum Burgess melancarkan serangan. Nona Evans berkata: "Terdakwa mulai berteriak padanya, sesuatu tentang mencuri. Ingatan korban buruk, tetapi dia ingat rasa sakit di telinganya dan darah menetes ke pelukannya. 

"Satu-satunya ingatannya adalah melihat ke bawah dan melihat bagian telinganya di lantai. Dia mengambilnya dan melemparkannya kembali ke tanah, ngeri melihatnya. 

"Rasa sakit itu sangat menyiksa," paparnya. 

Newport Crown Court mendengar, telinga yang terpotong diletakkan di lemari es di toko kebab, sehingga bisa disambung kembali oleh ahli bedah. 

Jenna kemudian menjalani terapi dengan lintah. Dalam pernyataan dampak korban, ibu dua anak itu berkata: "Saya tidak pernah merasa begitu takut dalam hidup saya. 

Burgess, dari Newport, mengaku terluka dengan niat dan dipenjara selama empat setengah tahun. 

Andrew Kendall yang bertindak sebagai pembela berkata: "Ini adalah pelanggaran yang mengerikan - tidak ada yang jauh dari itu." 

Hakim Daniel Williams mengatakan: "Serangan itu begitu tiba-tiba, brutal dan tak terduga bahwa korban memiliki sedikit ingatan akan hal itu. 

"Para saksi menggambarkan, Anda mencegah korban melarikan diri dari cengkeraman Anda. Kau duduk di atasnya dan dengan tekad dingin, kau menggigit telinganya. 

"Saya telah melihat rekaman CCTV dan itu benar-benar memuakkan. 

"Kamu bahkan menendangnya setelah kamu menggigit telinganya."