Kamis, 11 Oktober 2018 15:55 WITA

Susah Bernapas, Pria ini Malah Lubangi Kepalanya Pakai Pisau

Editor: Suriawati
Susah Bernapas, Pria ini Malah Lubangi Kepalanya Pakai Pisau
YouTube

RAKYATKU.COM - Seorang pria Rusia secara ajaib selamat setelah menancapkan pisau dapur 8 inci ke tengkoraknya. 

Ketika ditanya oleh polisi mengapa dia melakukan itu pada dirinya sendiri, pria itu mengatakan bahwa dia mencoba membuat lubang lain agar dia bisa bernafas lebih baik.

Pria itu diidentifikasi sebagai Yury Zhokhov, berusia 41 tahun, dan merupakan pekerja pabrik dari Donetsk.

Insiden itu terjadi pekan lalu di kota Donetsk, wilayah Rostov Rusia. Sebuah videomenunjukkan pria itu berlutut di ladang, sementara sebuah pisau menancap di atas kepalanya.

Pisau 8 inci hampir sepenuhnya terkubur di tengkoraknya, tapi pria itu tidak kehilangan kesadaran dan tampaknya tidak mengalami kerusakan otak yang serius.

Polisi yang melihatnya terkejut dan bertanya kepada dia melakukan itu. Pria itu dengan tenang mengatakan bahwa dia mengalami kesulitan bernapas melalui hidungnya, jadi dia menggunakan pisau itu untuk membuat lubang lain untuk bernapas. Tapi pisau itu terjebak dan dia tidak bisa mencabutnya.

"Otakku tidak bernafas, itu sebabnya bilah itu menempel di kepalaku," kata pria itu

Pria itu kemudian dengan hati-hati diangkut ke rumah sakit setempat. Dokter yang melihatnya juga terkejut dan tidak berani menyentuh pisau itu karena khawatir bahwa setiap gerakan pisau akan membunuh orang itu atau menyebabkan kerusakan otak yang tidak dapat diperbaiki.

“Itu mengerikan. Bahkan perawat kami yang berpengalaman masih belum dapat mengatasinya,” kata juru bicara Kementerian Keadaan Darurat kepada wartawan.

“Sinar-X menunjukkan pisau persis di antara dua belahan otak. Dokter lokal tidak berani menariknya keluar. Mereka menelpon rumah sakit regional, dan meminta mereka mengirim spesialis untuk bantuan.”

Ahli bedah saraf dari ibukota Rostov-on-Don kemudian dibawa untuk mencabut itu pisau, dan Zhokhov secara ajaib selamat.

Namun, dokter mengatakan bahwa pria itu tetap dalam kondisi "kritis" karena kemungkinan berisiko mengalami infeksi di dalam otak.

Zhokhov diperkirakan akan tetap dalam perawatan intensif selama seminggu, setelah itu dia akan dipindahkan ke fasilitas psikiater.

Tags