Kamis, 11 Oktober 2018 15:10 WITA

Alasan Pertamina Naikkan Harga BBM Nonsubsidi

Penulis: Sartika Marzuki
Editor: Nur Hidayat Said
Alasan Pertamina Naikkan Harga BBM Nonsubsidi

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Per tanggal 10 Oktober 2018, PT Pertamina (Persero) menaikkan harga jual bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi. Antara lain Pertamax Series, Dex Series, dan Biosolar Non PSO.

Unit Manager Communication & CSR MOR VII Pertamina, M Roby Hervindo, mengungkapkan penyesuaian harga BBM tersebut merupakan dampak dari kenaikan harga minyak mentah dunia. Diketahui, saat ini harga minyak dunia rata-rata menembus 80 dolar per barel.

"Penyesuaian harga ini mengacu pada Permen ESDM Nomor 34 tahun 2018 Perubahan Kelima Atas Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 39 Tahun 2014, tentang Perhitungan Harga Jual Eceran BBM," kata Roby kepada Rakyatku.com, Kamis (12/10/2018).

Menurut Pertamina, harga yang ditetapkan pada pukul 11.00 WIB tersebut, masih lebih kompetitif dibandingkan dengan harga jual di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) lain.

Kendati demikian, kenaikan harga sejumlah BBM nonsubsidi di Indonesia, tetap disesuaikan berdasarkan wilayah.

"Khusus di Sulawesi Selatan, kenaikan harga BBM berjenis pertamax yaitu selisih Rp 1000. Sebelumnya harga pertamax di SPBU Rp 9.600. Kini menjadi Rp 10.600," pungkasnya.