Kamis, 11 Oktober 2018 13:35 WITA

Cuma Segini Jumlah Tenaga Honorer K2 Berhak Ikuti Seleksi CPNS

Editor: Mulyadi Abdillah
Cuma Segini Jumlah Tenaga Honorer K2 Berhak Ikuti Seleksi CPNS
Ilustrasi

RAKYATKU.COM - Jumlah tenaga honorer Kategori II (K2) yang berhak mengikuti seleksi CPNS 2018 terbilang sangat minim. 

Dari total 438.590 tenaga honorer K2 yang tercatat dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN), cuma 13.345 diantaranya dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti seleksi penerimaan CPNS tahun ini.

Syarat tersebut merujuk Peraturan Menteri PANRB Nomor 36 Tahun 2018. Yakni usia paling tinggi 35 tahun dan masih aktif bekerja terus-menerus sampai sekarang, bagi tenaga pendidik minimal berijazah Strata 1 yang diperoleh sebelum pelaksanaan seleksi Tenaga Honorer K-II pada tanggal 3 November 2013; dan Bagi Tenaga Kesehatan berijazah Diploma 3 yang diperoleh sebelum pelaksanaan seleksi Tenaga Honorer K-II pada tanggal 3 November 2013.

“Berdasarkan proses seleksi di atas, maka jumlah rekapitulasi data Tenaga Honorer K-II yang memenuhi syarat adalah 13.345,” tulis Deputi Bidang Informasi Kepegawaian BKN, Iwan Hermanto dalam surat yang dikirimkan kepada Kepala Regional BKN dan Kepala BKD.

Terhadap Tenaga Honorer K2 yang dinilai layak mengikuti seleksi itu, Deputi Bidang Informasi Kepegawaian BKN itu juga mengingatkan, seluruh eks Tenaga Honorer K2 wajib melakukan pencetakan ulang kartu tanda bukti peserta Tenaga Honorer K2 melalui helpdesk SSCN 2018 yang mencantumkan kualifikasi/tingkat pendidikan yang digunakan pada saat pengangkatan tenaga honorer pertama kali dan kualifikasi pendidikan tertinggi yang telah ditamatkan saat pendataan Tenaga Honorer K-II, dan membawa kartu tersebut ke BKD masing-masing untuk diverifikasi dan validasi.

Kepada Admin Instansi, BKN mengingatkan bahwa mereka wajib melakukan proses verifikasi dan validasi serta mencetak salinan kartu ujian Tenaga Honorer K-II melalui helpdesk SSCN 2018 dengan memasukkan nomor tiket yang tertera pada kartu tanda bukti peserta Tenaga Honorer K-II dan membubuhkan tanda tangan pejabat yang berwenang.