Kamis, 11 Oktober 2018 13:20 WITA

Sekolah di Sulsel, Pelajar Korban Bencana Sulteng Boleh Tak Pakai Seragam

Penulis: Fathul Khair
Editor: Nur Hidayat Said
Sekolah di Sulsel, Pelajar Korban Bencana Sulteng Boleh Tak Pakai Seragam
Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan, Irman Yasin Limpo.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan, Irman Yasin Limpo, mengatakan pelajar yang menjadi korban bencana gempa bumi dan tsunami di Sulteng, sudah mulai bersekolah di Sulsel meski tanpa mengenakan seragam sekolah.

"Kalau belum ada seragam sekolahnya, boleh tidak berseragam. Boleh juga pihak sekolah mencarikan donasi untuk seragamnya," kata Irman saat ditemui di Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Kamis (11/10/2018).

Kebijakan ini disampaikan None, sapaan akrab Irman Yasin Limpo, karena hampir bisa dipastikan, seragam pelajar korban bencana Sulteng sudah tidak ada pasca bencana mengguncang Sulteng beberapa hari yang lalu.

"Jadi bagi mereka juga tidak ada beban buku. Pokoknya administrasi kita tidak mintakan bagi pengungsi yang mau bersekolah di sini," tambahnya.

None belum bisa memastikan, berapa jumlah pelajar korban bencana Sulteng yang bersekolah di Sulsel. Karena kata dia, jumlah pelajar yang akan bersekolah di Sulsel bertambah setiap hari.

Loading...

"Ini yang masih kita tunggu data pastinya. Karena ini bertambah terus sampai beberapa hari ke depan," jelasnya.

Yang pasti, kata None, saat ini pelajar korban bencana Sulteng sudah mulai belajar di sejumlah sekolah di Sulsel. Dinas Pendidikan Sulsel juga sudah mengeluarkan surat edaran untuk menampung sementara siswa asal Sulteng.

"Jadi sudah banyak yang sekolah di sini. Sampai kapan? Sampai batas waktu dia memilih untuk misalnya kembali ke daerahnya," pungkas None.

Loading...
Loading...